JENIS DAN HARGA VAKSIN KUCING

JENIS DAN HARGA VAKSIN KUCING

Memutuskan menjadi orang tua dari hewan berbulu yang imut ini memang cukup sedikit harus mengeluarkan waktu dan uang. Apalagi jika hal ini sudah mengenai kesehatan mereka, seperti pemberian vaksin kucing. Selain 6ioo. Kucing akan lebih tidak rentan terkena penyakit.

Pemberian vaksin ini sebenarnya bisa juga dilakukan sendiri di rumah oleh si pemilik. Cuma, jika kamu awam maka demi keselamatan kucing ada baiknya kunjungi saja dokter hewan. Dianggap telah melakukan vaksin kucing ketika sudah melakukan minimal 2 kali vaksin.

Pemberian vaksin kucing ini tidak hanya sekali, yang baik itu terdapat beberapa tahapan. Vaksin dilakukan sebanyak 3 jenis, yaitu tricat, tetracat, dan rabies.

  1. Tahap Tricat

Pemberian vaksin ini dengan tujuan untuk melindungi dari penyakit Feline Cilicivirus, Feline Parvovirus dan Feline Herpesvirus-1. Setelah kucing selesai diberikan vaksin, pada tahap ini kucing juga diberikan obat cacing.

Harga vaksin pada tahap ini bervariasi, yaitu berkisar Rp 80.000 – Rp 200.000. Harga ini jelas tergantung dari jenis obat yang digunakan

  1. Tahap Tetracat

Memiliki fungsi yang sama dengan pemberian vaksin di tahap Tricat. Akan tetapi, ada tambahan fungsi, yaitu untuk melindungi dari bakteri Clamydia.

Pada taahap ini, kucing tidak lagi harus mengkonsumsi obat cacing.

Bakteri Clamydia ini menyerang saluran pernafasan bagian atas sehingga menyebabkan flu. Lebih berbahaya, bakteri ini dapat membuat mata kucing memerah, berair dan bengkak. Jika tidak segera ditangani maka dapat berakibat fatal dan mengganggu kesehatan kucing. Bakteri ini dapat menyebar melalui pembuluh darah dan menginfeksi organ tubuh kucing lainnya.

Harga vaksin ini lebih mahal dibanding tahap tricat karena adanya tambahan fungsi, yaitu berkisar Rp 170.000 – Rp 200.000.

  1. Tahap Rabies

Pemberian vaksin ini dilakukan ketika kucing telah memasuki usia 20 minggu. Tujuannya sudah jelas untuk menghindari rabies atau menangani ketika kucing sedang mengalaminya.

Virus rabies yang menyerang kucing dapat menularkan penyakitnya lagi. Jadi, ini cukup berbahaya karena penularannya yang cukup mudah. Tidak hanya menulari sesame kucing, tapi hewan lainnya juga bahkan manusia.

Maka dari itu, ketika harus merawat kucing yang sedang sakit ini diharuskan memakai sarung tangan agar air liur kucing atau gigitan tidak mengenai kita.

Harga vaksin rabies cukup terjangkau karena harga paling mahal umumnya hanya Rp 100.000,-.

  • Mengapa awal vaksin diatas usia 8 minggu?

Anak kucing yang baru lahir akan mendapatkan susu dari induknya. Fungsi susu yang didapatkan anak kucing sangatlah besar karena dapat berfungsi sebagai antibodi. Jika didukung dengan keadaan induk dan lingkungan yang baik maka antibodi dapat melindungi anak kucing dari sakit dan pertumbuhan.

Apabila diberikan vaksin pada usia di bawah 6-8 minggu menyebabkan antibodi yang didapat dari induk terganggu dan mengganggu fungsi kerja dari antibodi itu sendiri (tidak efektif). Seiring bertambahnya usia (diatas usia 6-8 minggu), antibodi juga mengalami penurunan maka dari itu butuh diberikan vaksin kucing.

  • Usia Vaksin Kucing

  1. Vaksin Kucing Usia 8-16 Minggu

Vaksin dapat dilakukan pada anak kucing mulai usia 8-16 minggu. Pemberian vaksin kucing sebagai pencegahan agar tetap sehat karena daya tahan tubuh anak kucing juga pasti lemah. Pada anak kucing, vaksin kucing dibedakan menjadi vaksin inti dan non inti.

Vaksin inti yang direkomendasikan untuk semua anak kucing mulai usia 8 minggu. Kemudian akan dilakukan pengulangan pemberian vaksin pada minggu ke-2 hingga ke-4.

Tujuan pemberian vaksin inti untuk lebih meningkatkan sistem daya tahan tubuh sehingga mencegah terkena penyakit menular. Pemberian vaksin dari usia 8-16 minggu.

Vaksin kucing ini diberikan dengan tujuan untuk melawan penyakit, seperti:

  1. Feline Cilicivirus (FCV) – Menyebabkan flu.
  2. Feline Parvovirus (FPV) atau Virus Feline Panleukopenia – Menyebabkan diare serta muntah dan dapat berakibat fatal bagi kucing.
  3. Feline Herpesvirus-1 (FHV-1) atau Virus Feline Rhinotracheitis – Menyebabkan flu dan saluran pernapasan atas.

Jadi, akan dilakukan pemberian vaksin pada usia 8, 12 dan 16 minggu jika mau menggunakan jeda waktu 4 minggu sekali.

  1. Vaksin Kucing Usia 20 Minggu

Melakukan suntik vaksin rabies dan pemeriksaan tubuh seluruhnya. Hal ini untuk menentukan selain memberikan vaksin rabies, vaksin apa yang tepat untuk diberikan.

  • Vaksin Feline Leukemia Virus (FeLV)

Menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun sehingga kucing akan lebih mudah terkena penyakit lain. Pemberian vaksin kucing dapat dilakukan mulai usia 8 minggu. Bukanlah keharusan agar setiap kucing melakukan vaksin ini. Hal ini dikarenakan FeLV termasuk vaksin non inti

Vaksin non inti untuk anak kucing pada keadaan dan situasi tertentu, seperti misalnya anak kucing lahir di lingkungan yang memiliki terkena penyakit atau virus tertentu.

Pemberian vaksin ini dilakukan jika anak kucing tidak memiliki FeLV. Penyakit ini diturunkan oleh induk kucing. Tetapi, pada umunya anak kucing tidak memiliki leukemia ini. Namun, jika kamu memiliki kecurigaan maka bisa dilakukan pengecekan induk kucing apakah memiliki leukemia atau tidak.

  • Perawatan Post-Vaksin Kucing

Setelah melakukan vaksin kucing maka tetaplah bersama mereka dalam waktu beberapa jam. Memantau reaksi atau gejala yang mungkin ditimbulkan pada kucing sehingga menghindari hal yang tidak diinginkan.

Beberapa gejala yang mungkin saja terjadi setelah melakukan vaksin kucing adalah lemas, muntah, diare, nyeri sehingga membuat kucing kesakitan atau wajah kucing membengkak. Jika kucing menunjukkan gejala aneh dan membuat dirimu tidak tenang maka segeralah konsultasikan ke dokter hewan.

Setelahnya, kamu bisa lebih memanjakan kucing dengan lebih memperikan elusan untuk kucing. Jika masih ada makanan kesukaan mereka juga bisa diberikan. Memberikan makanan selain membuat kucing senang akan mengembalikan stamina. Perhatikan makanan yang boleh dan makanan yang tidak boleh dimakan kucing ya!

Kamu tau banyak sekali mainan kucing yang bisa dimainkan? Nah, sisihkanlah juga sedikit waktu untuk bermain bersama. Jangan memainkan permainan yang berat, cukup yang ringan” saja seperti memberikan boneka catnip.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan ke kucing dan untuk membuat kucing melupakan jika ada kejadian tidak enak saat vaksin.

Penutup

Setelah kamu sudah melakukan vaksin kucing sesuai dengan instruksi, selanjutnya dapat diberikan berulang setiap tahun. Sudah tentu, tujuannya agar kucing lebih kuat terhadap suatu penyakit dan bisa lebih lama menemani kamu.

Jenis vaksin kucing yang akan diberikan tergantung keadaan kucingmu saat itu. Ada baiknya tetap melakukan pengulangan vaksin kucing, mulai dari titracat, tetracat dan Rabies. Tapi, baiknya kamu didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter hewan. Dengan demikian pemberian vaksin hanya dilakukan ke hal-hal yang kucing butuhkan dan tidak begitu memberatkan si pemilik.

Apabila kamu mengadopsi kucing dari seorang peternak, jangan lupa untuk menanyakan mengenai riwayat kesehatan dan pemberian vaksin yang sudah dilakukan.

Leave a Reply