MENGENAL DEKAT DENGAN KUCING PERSIA

MENGENAL DEKAT DENGAN KUCING PERSIA

Kucing Persia adalah kucing tertua yang ditemukan dan selalu ada tempat di hati bagi setiap pecinta kucing. Hal ini dikarenakan mukanya yang lucu, datar dan innocent seperti boneka. Selain itu, kucing ini banyak menarik perhatian pecinta kucing karena bulunya yang lebat dan ngembang halus. Ras kucing ini pasti sering kita jumpa di hampir setiap pemilik kucing, selain kucing anggora. Tapi, apasih yang membuatnya special? Buat yang mau tau dan suka ketukar antara kucing Persia dan kucing anggora, yuk dibaca artikelnya karena akan membuat kamu mengenal lebih kenal dengan kucing Persia karena info yang disajikan akan cukup lengkap.

Sejarah Kucing Persia

Kucing Persia merupakan jenis kucing tertua menurut sejarah, yaitu ada sekitar pertengahan tahun 1500 masehi. Tahun pengenalan kucing ini bahkan lebih tua dibanding kucing anggora yang dikenal tahun 1600 masehi. Kucing ini diperkenalkan oleh wisatawan Romawi dan Fenisia dari Persia, sekarang disebut dengan Iran. Kucing ini kemudian dikirimkan ke beberapa wilayah lainnya seperti ke negara Itali, Great Britain dan Amerika. Di England, kucing Persia awalnya mendapat julukan sebagai kucing Perancis (French Cats).

Popularitas dari kucing Persia semakin terkenal ketika Ratu Victroria dari Britania Raya dan tokoh kerajaan lainnya ternyata sangat menyukai jenis kucing ini. Bahkan pada abad ke-19 kucing ini juga dijadikan sebagai simbol kemewahan diantara kelompok elite di Eropa. Kucing ini memiliki banyak jenisnya, diantaranya flatnose, peaknose, himalaya dan mediaum.

Sifat Kucing Persia

Sifat dari kucing Persia diantaranya adalah manja, kalem, sedikit malas dan tidak atletis karena mereka tidak begitu suka loncata tau memanjat sesuatu. Tapi, kucing ini tidak begitu pandai dibanding kucing anggora. Kucing ini juga seperti kucing lain yang sulit untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Sehingga apabila kamu akan bepergian, lebih baik minta tolong orang untuk menjaga kucing di rumahmu daripada kucing ini harus dibawa ke rumah orang tersebut. Ada saran ketika kamu akan pindah rumah, yaitu bawalah beberapa barang dari rumah lama sehingga kucing Persia mengenalinya dan merasa lebih aman.

Tapi, apakah mereka menyambut baik dengan kehadiran kucing lain?

Iya! Kucing Persia memiliki sikap yang sangat manis dan memiliki temperamen yang baik sehingga tidak agresif terhadap kucing lain.

Ketika memilih untuk memelihara kucing ini mungkin kamu tidak harus meluangkan waktu yang begitu banyak karena sifat mereka tidak terlalu aktif. Akan tetapi, saat kamu berniat akan memanjakan mereka, dengan senang hati akan menyambut niat baikmu. Mereka lebih menyukai duduk di pangkuan kamu atau berbaring daripada bermain mengejar dan menangkap sesuatu.

Tambahan informasi karena kucing ini memiliki suara mengeong yang rendah/tidak nyaring, pendek dan indah.

umur kucing
  • Ciri-Ciri Fisik

Bentuk wajah – Memiliki wajah bulat serta pipi yang chubby dan disertai dengan bulu yang lebat. Ada 2 tipe wajah pada kucing ini, yaitu peke-face atau the show kucing Persia dan wajah boneka. Peke-face adalah jenis yang biasanya diikutkan lomba karena ciri-ciri fisiknya yang menyerupai kucing Persia aslinya.

Telinga – Memiliki telinga yang relatif kecil dengan bentuk yang melengkung.

Mata – Bagian dari tubuh yang sangat cantik selain bulunya! Kucing ini memiliki bentuk mata yang bulat seperti bola dan sangat berwarna. Warna mata kucing ini ketika kecil akan berbeda saat dewasa. Biasanya perubahan warna dan menjadi warna mata tetap pada usia 3 hingga 6 minggu.

Warna mata dari kucing ini unik karena berdasarkan warna dari bulunya. Sebagai contoh, pada kucing Persia yang memiliki bulu emas biasanya memiliki warna mata biru-hijau, ketika memiliki bulu yang putih akan memiliki warna mata orange.

Hidung – Memiliki hidung yang imut karena kepesekannya untuk beberapa jenis. Ketika dilihat dari samping, bagian hidung, dahu dan dagu terlihat datar.

Bulu – Memiliki bulu yang tebal dan panjang dibandingkan dengan kucing lainnya. Bahkan, jika pada kucing anggora tidak terlalu tebal dan panjang bulu yang terdapat di bagian wajah, kucing Persia sebaliknya. Warna bulu beraneka ragam, yaitu putih, merah, krem, hitam, coklat, campuran dua warna antara krem dengan coklat/hitam dan masih banyak lagi, contohnya Chinchilla yang berwarna silver dan emas dan Parti-color yang berwarna hitam atau krem dengan titik-titik kecil.

Tubuh – Memiliki bentuk tubuh yang gemuk dan bulat dengan kaki yang pendek namun kokoh dan besar, termasuk kucing dengan tubuh ukuran medium hingga besar. Bentuk tubuhnya ini menjadikannya terlihat lebih imut dan menggemaskan. Rata-rata berat badan kucing ini berkisar 3.6 hingga 5.6 kg lebih untuk perempuan sedangkan untuk kucing jantan lebih dari 5.6 kg.

Ekor – Memiliki ekor yang relatif pendek dengan bulu yang sama lebat dan panjang seperti pada bagian tubuhnya.

Kucing Persia
  • Jenis Kucing Persia

Kucing indah ini ternyata memiliki beberapa jenis yang harus jkamu ketahui sebelum memutuskan untuk memeliharanya loh, seperti :

– Flatnose dan Peaknose adalah 2 jenis kucing Persia yang mirip tapi ternyata berbeda. Perbedaan yang tidak terlalu signifikan itu bisa diketahui dari hidung mereka jika dilihat dari samping. Pada kucing jenis flatnose masih akan terlihat ada tonjolan sedangkan peaknose akan telihat datar dan tidak ada tonjolan.

– Himalaya adalah jenis yang sangat unik sekali karena pola bulu yang dimiliki. Kucing ini memiliki pola yang bernama colorpoint, yaitu terdapat titik-titik kecil pada bagian warna dasar. Beberapa tubuh yang terdapat titik-titik ini adalah di bagian hidung, ekor, telinga, pipi atau ujung kaki.

– Persia Medium memiliki hidung yang sedang, tidak terlalu pesek dibanding flatnose dan peaknose. Pada Persia medium ini dibagi 2 jenis lagi yaitu shorthair dan longhair.

  • Kesehatan

Baik kucing Persia asli ataupun campuran, kucing ini memiliki daya tahan tubuh yang kurang baik dari asalnya dan biasanya memiliki masalah pada sistem pernapasannya. Biasanya kucing ini memiliki usia hidup selama 12 hingga 17 tahun. Dikarenakan daya tahan tubuh ini maka sebagai pemilik atau yang akan memelihara kucing ini maka akan lebih bijaksana jika mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara merawat kucing Persia dengan baik dan benar.

Beberapa masalah kesehatan pada kucing ini adalah:

  • Sulit bernafas atau mengeluarkan suara yang berisik saat bernafas yang diakibatkan oleh lubang hidung yang kecil.
  • Heat sensitivity yang diakibatkan karena struktur sistem pernapasan dan brachycephalic (hidung pesek atau wajah datar).
  • Masalah mata yang diakibatkan karena penyakit keturunan sehingga kelopak mata terlipat ke dalam. Hal ini mengakibatkan iritasi dan goresan pada kornea mata.
  • Tuli yang pada umumnya akan terjadi pada kucing Persia yang memiliki mata biru dengan bulu yang putih sebesar 65 hingga 85% dan bukan merupakan penyakit turunan.
  • Penyakit ginjal polikistik adalah penyakit turunan dimana ginjal kucing berisi cairan
  • Penyakit kulit dikarenakan lingkungan yang kurang bersih sehingga terinfeksi jamur, kutu atau tungau yang menyebabkan scabies.

Penutup

Memang kucing Persia memiliki tampilan fisik yang sangat menarik dan tidak membutuhkan terlalu banyak perhatian. Selain itu, mereka juga memiliki banyak jenis yang lucu-lucu. Tetapi, daya tahan tubuh mereka kurang baik sehingga jika kamu akan memeliharanya perhatikan dengan baik kesehatannya.

Mau bercerita juga tentang pertemuan atau perpisahan dengan kucing Persia dan dipublikasi di Jurnal Kucing? Yuk kirim cerita kucing kesayanganmu ke email: [email protected]!

Karena setiap cerita kucing denganmu sangat berarti dan harus diabadikan.

Leave a Reply