MEMELIHARA KUCING, APAKAH KEPUTUSAN INI TEPAT UNTUKKU?

MEMELIHARA KUCING, APAKAH KEPUTUSAN INI TEPAT UNTUKKU?

memelihara kucing

Sering mempertanyakan pertanyaan seperti di judul? Kalau iya, artikel ini mungkin bisa membantu menjawab kegundahanmu untuk memelihara kucing atau tidak.

Kucing adalah hewan yang banyak dipilih sebagai peliharaan dikarenakan sifat yang manja, lucu, dapat diajak bermain dan mandiri. Banyak juga manfaat ketika memelihara kucing yang harus kamu ketahui terlebih dahulu. Jika sudah memutuskan untuk merawatnya berarti kita harus menerima 1 tanggung jawab baru. Bertambahnya “anggota keluarga” baru membuat kita harus siap mengeluarkan waktu, energi dan uang yang lebih.

Pertanyaan Singkat Sebelum Memelihara Kucing

Sebelum memutuskan untuk memelihara kucing atau tidak, coba kamu jawab beberapa pertanyaan berikut :

  • Apakah di rumah ada salah satu anggota keluarga yang tidak menyukai, trauma atau alergi terhadap kucing?

Pertanyaan ini sangat krusial sekali dan harus kamu pertanyakan ke diri sendiri sedari awal. Apabila ada yang tidak suka atau trauma, coba kamu perkenalkan terlebih dahulu dengan kucing kampong depan rumah. Ingat kata pepatah “jika tak kenal, maka tak sayang”. Apabila alergi, mungkin kamu bisa memelihara kucing Sphynx.

  • Berapa biaya yang dibutuhkan untuk memelihara kucing?

Ini tergantung kamu mau membelinya atau mengadopsi kucing. Harga membeli kucing seperti di pet shop memang akan lebih mahal.

  • Kucing jenis apa yang ingin kamu pelihara?

Perawatan kucing domestikan berbeda dengan jenis Persia atau sphynx. Cari tahu terlebih dahulu tentang mereka dan sesuaikan dengan budget yang kamu punya. Karena untuk kucing jenis tertentu membutuhkan uang yang cukup besar untuk perawatannya agar selalu sehat.

  • Berapa jumlah dan usia berapa kamu ingin memelihara kucing?

Jika ada bayi atau anak kecil dibawah usia 5 tahun, disarankan untuk memelihara kucing diatas usia 2 tahun dan bukan bayi kucing. Walaupun biasanya kebanyakan dari kita lebih memilih anak kucing karena lebih lucu dan biar terikat bonding yang kuat, tapi perlu diketahui anak kucing juga memerlukan perhatian dan makan yang lebih banyak. Selain itu, mereka memiliki gigi dan cakar yang tajam dan bisa tanpa sengaja melukai anak kecil.

Pada usia kucing diatas 2 tahun, pengawasan yang dilakukan tidak begitu ketat dibanding anak kucing. Ketika pilihanmu adopsi maka bisa ditanyakan terlebih dahulu kucing yang sebelumnya berada pada lingkungan anak kecil.

  • Siapa sajakah yang akan bertanggung jawab mengurus kucing?

Ini juga hal yang penting kamu pikirkan sebelum akhirnya memutuskan memelihara kucing. Jangan sampai kucing terlantar karena kita sudah lelah dengan berbagai aktivitas yang dijalani setiap harinya. Kucing butuh asupan energi, tempat yang bersih baik untuk tidur dan litter box nya, mengajaknya bermain atau merawat saat sakit.

Jika setelah menjawab semua pertanyaan itu menghasilkan kesimpulan kamu dapat bertanggung jawab dan semua anggota keluarga setuju, maka langkah selanjutnya adalah mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan sebelum memelihara kucing.

Hal-Hal yang Harus Dipersiapkan

cerita tentang kucing peliharaan

1. Makanan dan Minuman

Ketika memelihara kucing, jenis makanan dan minuman yang berikan haruslah yang baik supaya kucing tetap sehat. Kucing yang kamu beli atau adopsi mungkin akan mengalami perubahan jenis makanan ketika kamu pelihara. Pertama kali mungkin mereka akan menolak atau hanya makan sedikit karena belum terbiasa. Hal ini wajar dan sabarlah memperkenalkan makanan itu ke kucing.

Perhatikan juga waktu makan kucing. Buat kucing kecil jam makan lebih banyak disbanding kucing dewasa karena masih masa pertumbuhan. Tapi, harus diingat memberi makanlah sesuai takarannya sehingga tidak mengakibatkan kucing obesitas atau kekurangan gizi.

2. Kebersihan Rumah dan Litter Box

Kebersihan rumah memang sudah seharusnya dilakukan tanpa adanya penjelasan. Tapi, untuk kucing jika rumah bersih kemungkinan mereka terkena kutu atau tungau yang dapat mengakibatkan scabies menjadi lebih kecil.

Perlu adanya litter box ketika memelihara kucing sehingga kucing tidak buang air sembarangan yang membuat rumah tidak kotor dan bau. Pembersihan litter box juga harus dijaga oleh pemilik agar selalu besih. Bersihkanlah kalau bisa 2x sehari agar menjaga kucing dari sakit. Jika dirasa pasir dan litter box sudah sangat kotor maka buang pasirnya dan cuci alatnya.

Pembersihan litter box untuk menghindari penyebaran penyakit dari hewan ke manusia. Apabila kucing dalam keadaan sakit, buang air lalu mengenai bagian tubuhnya dan melakukan kontak manusia ditakutkan akan membawa penyakit juga.

3. Cakaran Kucing

Kebiasaan kucing adalah mencakar di beberapa tempat untuk menandakan wilayahnya. Terkadang mereka melakukan itu di tempat yang tidak seharusnya, seperti sofa yang membuat tampilan sofa kamu terlihat buruk. Berikanlah pohon kucing agar dia dapat mencakar dan menandai wilayahnya disitu atau membeli cat starching guard untuk melindungi barangmu.

4. Cek Kesehatan

Pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin ke dokter hewan sebelum kucing mengalami penyakit serius. Jika memelihara kucing, baik cewek atau cowok disarankan untuk melakukan sterilisasi sehingga daya tahan tubuhnya lebih baik. Pemberian vaksin juga penting dilakukan untuk menjaga kesehatan mereka. Pembersihan pada gigi kucing juga harus diperhatikan. Jika dibiarkan, sisa makan akan terkumpul menjadi kuman dan dalam jangka panjang mungkin dapat mengakibatkan masalah dengan gusi.

5. Body Languange

Dibutuhkan sedikit banyak mengenai informasi ini apalagi jika kamu baru pertama kali memelihara kucing. Informasi body languange pernah dibahas di Jurnal Kucing, bisa kamu cari atau untuk mempermudah klik kata disini. Dengan mengetahui hal tersebut maka akan belajar memahami si kucing dengan baik.

Akan menjadi bahaya jika body language kucing menunjukkan kemarahan tapi kamu mau menggendongnya atau beberapa sinyal lain yang ditunjukkan kucing tapi kamu malah melakukan reaksi yang tidak sesuai. Hal ini dapat mengakibatkan kucing mencakar kamu atau bahkan kucing menjadi stres.

6. Mainan Kucing

Sama seperti manusia yang butuh hiburan, kucingpun demikian. Akan baik jika kita memiliki beberapa mainan agar kucing tidak stres dan mencegah obesitas. Sifat kucing yang suka berburu maka mereka suka bermain dengan sesuatu yang dapat dikejar. Kamu bisa membeli mainan tongkat bulu kucing atau yang lainnya sesuka kamu. Jika kamu adalah orang kreatif maka kamu bisa DIY mainannya.

Semoga buat kamu yang lagi bimbang mau pelihara kucing atau tidak, bisa dibantu memutuskan ya melalui artikel ini. Jika terkendala dengan orang tua (bukan karena alergi) coba diskusikan dengan baik terlebih dahulu. Buatlah keputusan yang baik dengan tidak egois serta terlalu memberatkan salah satu pihak ya.

Kalau aku pribadi, hingga saat ini sudah memelihara kucing berjumlah 5 ekor dengan semua pertemuan yang tidak disengaja. Buat yang mau tau bagaimana cerita pertemuanku dengan ke-5 kucing bisa baca di cerita kucingku. Aku pun tidak berusaha mencari tau dimana tempat beli atau adopsi kucing.

Kalau kamu, punya berapa ekor kucing dan bagaimana cerita awal mula kok bisa memelihara kucing? Keinginan atau tidak disengaja?

Yuk share pengalamannya di kolom komen, bisa juga kirim cerita ke email [email protected] jika ceritamu ingin di publish di blog Jurnalkucing

Leave a Reply