18 OBAT ALAMI DAN KOMERSIL UNTUK KUTU KUCING

18 OBAT ALAMI DAN KOMERSIL UNTUK KUTU KUCING

Kutu kucing (Ctenocephalides felis) merupakan parasit kecil yang sering sekali menyerang. Panjang dan banyaknya bulu kucing dapat menjadi salah satu penyebabnya. Ditambah dengan lingkungan rumah yang kurang bersih serta iklim yang lembab dan hangat juga menimbulkan kutu kucing.

Kutu akan membuat kucing merasa gatal, maka coba perhatikan gerak gerik kucing. Jika benar kucing terkena kutu maka segeralah melakukan pengobatan. Selain akan meringankan mereka dari rasa gatal yang ditimbulkan, manusia juga terhindar dari kutu. Bagi manusia yang memiliki kulit sensitif maka juga akan berdampak buruk.

Mari bahas dari tanda kucing terkena kutu hingga pengobatan apa saja yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kutu kucing.

Tanda Kutu Kucing Sudah Menyerang

  • Rasa Gatal Kutu kucing dapat diketahui dari gerak gerik kucing. Jika sering melihat kucing menggaruk atau membersihkan diri maka kamu harus berwaspada. Ini dilakukan kucing untuk bisa membersihkan kutu-kutu.

Akan tetapi, mungkin untuk sebagian pemilik ini wajar mengingat kucing adalah hewan yang suka membersihkan diri. Tapi, tidak ada salahnya jika kamu mengecek langsung tubuh dan bulu kucing untuk lebih memastikan.

Penyebab rasa gatal ini diakibatkan dari saliva (air liur) kutu. Kulit kucing akan memberikan reaksi terhadap mahkluk parasit yang terdapat di tubuhnya. Apabila kucing memiliki kulit yang sensitif maka akan menimbulkan reaksi alergi.

  • Terdapat benjolan kecil atau lapisan kulit kucing mengelupas akibat garukan yang disebabkan oleh kutu kucing. Hal ini juga mengakibatkan kulit kucing mengalami iritasi.
  • Bulu kucing menjadi rontok (menjadi pitak) karena bulu yang sering tertarik akibat garukan kucing.
  • Muntahan bulu dapat terjadi oleh kucing. Kutu kucing ini mengakibatkan mudah rontoknya bulu dan tertelan ketika kucing sedang menjilati tubuhnya.
  • Pada kotoran kucing terdapat cacing pita.

Pengecekkan Awal Kutu Kucing

Kamu bisa melakukan pengecekkan kutu kucing untuk memastikan apakah butuh penanganan serius atau tidak. Cara melakukan ini juga cukup mudah dan tidak membutuhkan waktu cukup lama.

  • Persiapkanlah kain, lebih baik kain putih aar terlihat jelas jika terdapat kutu yang jatuh. Jauhkan dari kucing lainnya karena kutu dapat melompat untuk mendapatkan inang baru.
  • Sisir tubuh kucing dari kepala hingga ekor menggunakan sisir serit. Bisa mmenggunakan sisir jenis apapun asalkan antar jarak gigi sisir cukup ramat karena kutu berukuran kecil. Jika terdapat kutu maka pada sela-sela sisir terdapat kotoran atau telur kutu kucing.
  • Mengetahui jika kotoran tersebut berasal dari kutu kucing. Sehabis menyisir kucing maka seka sisir dengan kain putih dan teteskan sedikit air.

Kotoran kutu akan berwarna merah kecoklatan karena makan darah kucing.

Cara Menghilangkan Kutu Kucing

Apabila kamu menemukan kutu di tubuh kucing maka segeralah mengambil cara untuk menghilangkan. Semakin lama maka kutu akan semakin banyak karena waktu yang dibutuhkan untuk bertelur cepat.

Ada beragam cara untuk menghilangkan kutu kucing, bisa menggunakan bahan kimia maupun alami.

Bahan Alami

Sebelum terciptanya obat kimia yang dapat membunuh kutu, dahulu para pemilik kucing juga memanfaatkan bahan alam. Beberapa bahan yang dapat digunakan, seperti:

  • Minyak Kelapa
kutu kucing

Sangat mudah untuk ditemukan dan tidak begitu mahal. Minyak kelapa mengandung asam laurat dan tinggi lemak. Dengan demikian bahan ini memiliki banyak manfaat, mulai dari sebagai antiparasit, antimikroba, dan antiinflamasi.

Cukup dengan mengoleskan minyak kelapa ini ke bulu kucing. Diamkan beberapa jam lalu bilaslah dengan air. Manfaatnya langsung dapat dirasakan, yaitu membunuh kutu dan meringankan iritasi kulit kucing. Selain itu, dapat mengurangi hairball pada bulu kucing.

Setelah dibilas pun, mungkin masih ada sisa-sisa minyak kelapa di bulu kucing. Minyak tersebut tetap akan berfungsi sebagaimana awal sebelum dicuci.

  • Lemon

kutu kucing

Lemon mengandung asam sitrat yang dipercaya ampuh untuk membunuh kutu. Bahan ini juga dengan mudah ditemukan dengan harga yang tidak begitu mahal. Kamu bisa memeras buah lemon (1-2 buah) dan merebusnya. Sebelum digunakan, saringlah cairan tersebut terlebih dahulu.

Cairan lemon yang sudah jadi dapat disemprotkan ke bulu kucing dan ke sisir yang digunakan untuk merapihkan bulu kucing. Perlu diperhatikan jangan sampai mengenai mata kucing ya. Selain itu, mencuci kain atau tempat tidur kucing menggunakan cairan lemon akan efektif membunuh kutu.

  • Cedar Chip

Cedar chip merupakan sejenis tanaman kayu dan aroma yang dikeluarkan oleh kayu ini tidak disukai oleh kutu. Dapat berbentuk serbuk dan minya. Bahan alami ini tidak beracun sehingga sangat aman untuk kucing.

Serbuk ini dapat disebarkan ke bagian area rumah atau halaman (terdapat rumput) yang sekiranya terdapat kutu. Apabila akan digunakan ke kucing, kamu bisa mengolesi minyak ke bulunya. Bisa juga meneteskan minyak ke kalung yang akan dipakai oleh kucing.

  • Lavender dan Kamomil

kutu kucing

Kedua bahan ini sangat baik untuk membuat kucing merasa lebih tenang, sehingga apabila kucing stress dapat diredakan dengan ini. Lavender dan kamomil lsangat efektif dalam membunuh kutu. Kamomil juga bermanfaat untuk mengobati kulit kucing yang sudah teriritasi oleh kutu.

Ada kandungan 1% Linalool pada lavender yang membuat bahan ini sangat efektif membunuh kuman. Kandungan Linalool dapat berbahaya pada kucing jika berada pada minyak esensial (kandungan Linalool sangat tinggi) yang membuat kucing alergi. Penggunaan tumbuhan lavender asli yang diolah secara manual menjadi aman untuk kucing karena kandungannya kecil.

Cara membuat cairan lavender sangat mudah karena hanya dengan merendamnya dengan air semalaman. Kemudian, hari berikutnya bisa digunakan dengan cara disemprot ke bulu kucing. Pembuatan cairan kamomil dengan cara merebusnya dan mendinginkannya di kulkas selama semalam. Ulangi pengobatan ini hingga kucing benar-benar sehat dan tidak ada kutu.

  • Cuka Apel

kutu kucing

Cuka apel mengandung asam yang tidak disukai kutu. Cuka apel dapat menghancurkan telur kutu. Tetapi, bahan ini tidak bisa digunakan membunuh kutu. Akan tetapi, dapat membuat kutu yang berada pada bulu kucing melompat keluar dari aroma. Menjaga agar kucing tidak terkena kutu juga menjadi manfaat dari bahan ini.

Penggunaan bahan ini bisa menjadi solusi ketika kucing sensitif terhadap bahan kimia. Paling baik jika cuka apel langsung dioleskan di bulu kucing, namun biasanya kucing tidak menyukainya.

Cara lain untuk menggunakan cuka apel dengan mencampurkan cuka apel dan air atau jus lemon dengan perbandingan 50:50. Semprotkanlah secara rutin ke kucing untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

  • Lidah Buaya

jerawat kucing

Lidah buaya memiliki fungsi untuk membuat kutu mati. Bahan ini juga dapat meredakan rasa gatal kucing dan mencegah kucing terkena infeksi. Oleh karenanya lidah buaya dikenal sebagai anti astringent dan antiseptik.

Ambil cairan dari lidah buaya tersebut dan campurkanlah dengan cabai rawit ataupun lada. Jika tidak mau, hanya dengan cairan asli lidah buaya sudah dapat bekerja dengan efektif.

Sampo Khusus Kutu Kucing

Penggunaan sampo khusus menghilangkan kutu sangat dapat dicoba untuk dilakukan. Apabila kucing cocok dengan sampo ini maka setelah mandi akan banyak terlihat kutu mati.

Umumnya, sampo khusus ini hanya bisa membunuh kutu. Padahal, selain kutu ada tahapan siklus hidup kutu lainnya yang harus kamu ketahui.

Ada banyak jenis sampo khusus kutu ini, diantaranya:

  • Vets Best Waterless Cat Bath

Sering ya menemukan kucing yang cukup anti saat dimandikan. Tapi, masalahnya gimana kalau kucing tersebut ada kutu? Nah, untuk menjawab permasalahan yang dialami beberapa pemilik kucing, maka terbentuklah sampo vets best waterless cat bath.

Sampo yang berfungsi membunuh kutu tapi tidak butuh dibilas. Bulu kucing juga akan menjadi sehat dan lembut. Produk ini tidak akan membuat kucing stress, simpel dan tidak akan membuang banyak waktu.

Vets best waterless cat bath mengandung bahan alami seperti lidah buaya, minyak neem, vitamin E dan outmeal. Semua kandungan ini dapat membunuh kutu, mengurangi rasa gatal, meredakan iritasi kulit, dan menyehatkan bulu kucing. Produk ini juga cocok untuk kucin dengan kulit sensitif.

Mari bahas lebih lanjut mengenai minyak neem!      

Minyak ini berasal dari pohon neem. Minyak neem mengandung zat azadirachtin yang merupakan insektisida alami untuk membunuh kutu.

Kandungan dari minyak ini hanya boleh digunakan sekitar 1% oleh kucing. Selain itu, minyak ini juga harus dicairkan tidak boleh digunakan dalam bentuk konsetrasi yang pekat. Apabila terlalu banyak diberikan oleh kucing maka akan mengakibatkan kucing iritasi, muntah, lesu, adanya gangguan pernapasan dan kejang.

Harga produk ini dengan 118ml Rp 150.000,-.

  • D&C Shampoo

Kandungan pada produk ini tidak hanya untuk membunuh kutu tapi juga akan melembutkan bulu kucing. Terdiri dari 4 bahan utama, yaitu:

Fipronil yang memiliki fungsi membunuh kutu.

Sulfur berfungsi untuk mengatasi iritasi ringan pada kulit kucing yang dapat terjadi karena adanya kutu.

Lidah Buaya juga membantu menghilangkan kutu dan mengurangi rasa gatal. Bahan ini mengandung banyak vitamin A, B1, B2, B6, B12, C, dan E sehingga dapat melembutkan rambut dan mencegah kebotakan yang bisa diakibatkan oleh kutu.

Gliserin berfungsi untuk menjaga kulit kucing tetap dalam keadaan lembab dan sehat.

Apabila kucing cocok dengan sampo ini maka setelah mandi kamu aka melihat kutu yang tetrdapat di bulu kucing berjatuhan. Cara ini tidaklah instan dengan sekali pemakaian kucing akan terbebas dari semua kutu, lakukanlah secara rutin serta jaga kebersihan lingkungan.

Harga dari produk ini dengan isi 250ml berkisar Rp 50.000,- hingga Rp 65.000,-.

  • Pet Silk: Flea & Tick Shampoo

Bahan dari sampo ini adalah serat sutra alami dan mengandung zat pyrethrins. Zat inilah yang bertugas untuk membunuh kutu. Apabila kucing terserang kutu, dalam keadaan yang cukup parah maka selain berdampak penurunan kesehatan badan, namun juga ke kesehatan bulu.

Diharapkan setelah menggunakan produk ini maka tidak hanya kutu yang hilang tapi juga kesehatan dan keindahan bulu kucing akan kembali.

Harga dari produk ini dengan isi 473ml kurang lebih Rp 150.000,-.

  • Hartz Ultra Guang: Rid Flea & Tick Shampoo for Cats

Produk ini berbasis air dan dapat digunakan untuk kucing usia 12 minggu atau lebih. Kandungan pyrethrins dan piperonyl butoxide di dalamnya yang akan bertugas untuk membunuh kutu.

Pyrethrins adalah zat yang berasal dari bunya chrysanthemum. Sayangnya, beberapa kutu sudah kebal dengan zat ini maka dari itu harus dikombinasikan dengan zat lain agar tujuan dari produk dapat tercapai.

Harga produk dengan isi 355ml kurang lebih Rp 165.000,-.

  • Shampoo Davis Flea & Tick

Davis Flea & Tick mengandung zat pyrethrins alami. Kandungan zat ini sebesar 15%, lebih besar dibanding biasanya yang hanya menggunakan 0.5% di sampo. Tingginya kadar pyrethrins diklaim mampu membunuh kutu. Produk ini juga mengandung aloe, lanolin dan ekstrak kelapa yang berguna untuk menjaga kulit dan bulu kucing agar tetap sehat, lembut dan berkilau.

Dapat digunakan untuk kucing berusia 12 minggu atau lebih.

Harga produk dengan isi 355ml Rp 145.000

Pengobatan Luar

Umumnya berbentuk obat tetes. Caranya mudah hanya diberikan di tengkuk leher kucing agar kucing tidak bisa menjilatnya.

Baca petunjuk penggunaan setiap akan memberikan obat, ada obat yang mengharuskan takaran presisi. Apabila kamu awam maka bisa tanyakan ke dokter hewan atau penjaga pet shop yang mengerti.

Anak kucing dan kucing hamil juga harus berhati-hati sebelum diberikan obat. Lihatlah terlebih dahulu aturan usia pakai obat tersebut. Jika tidak ada, bisa tanyakan ke penjual yang memang sudah dipercaya.

  • Obat Frontline Plus

Frontline plus mengandung bahan S-metropen. Obat ini dapat digunakan oleh kucing pada usia 8 minggu atau lebih. Obat ini waterproof sehingga ketika kucing menjilat atau terkena air obat tidak akan hilang.

Cara pemakaian obat ini tidak membutuhkan resep dokter, hanya diteteskan ke kulit kucing. Produk ini bisa dikatakan obat komplit untuk membunuh kutu kucing karena membunuh mulai dari telur hingga kutu dewasa. Selain itu, berfungsi juga untuk menghentikan siklus hidupnya.

Proses matinya telur hingga kutu dewasa selama 1 bulan. Lakukanlah secara rutin setiap sebulan sekali sehingga kucing akan terhindar dari kutu 100%.

Harga produk dengan isi 3tube Rp 240.000,-.

  • Obat Detick

Obat Detick mengandung Fipronil dan aman juga dipakai untuk anak kucing dan kucing hamil atau menyusui. Detick boleh digunakan pada kucing yang memiliki berat badan minimal 1kg atau lebih dan usia lebih dari 2 bulan.

Manfaat dari obat ini untuk membunuh kutu dalam waktu 24 jam dan melindungi kucing terserang kutu selama 5 minggu. Obat ini juga tahan air, jadi setelah 48 jam penggunaan obat dan kucing dimandikan, khasiat obat tidak hilang atau berkurang.

Zat Fipronil mudah meresap ke kulit hewan dan menyebarkannya ke seluruh tubuh kucing. Cara kerja dari obat ini dengan cara melumpuhkan saraf pusat kutu dan tidak bekerja melalui aliran darah hewan.

Zat ini kemudian akan dikeluarkan oleh minyak alami dari kulit dan bulu kucing. Bertahan selama beberapa minggu dan fipronil masih berfungsi selama beberapa minggu. Sehingga, kucing akan terhindar dari kutu.

Agar memudahkan proses pengobatan, pakailah alat spuit dan teteskan di bulu kucing. Pemberian dosis sebanyak 0.1ml/kg BB kucing. Tinggal dikonvert sesuai dengan berat badan kucing ya jumlah obat yang dibutuhkan. Jangan berikan obat ke kucing sakit, kulit sedang terluka atau iritasi.

Harga produk Rp 21.000,- hingga Rp 25.500,-

  • Obat Revolution

Revolution adalah obat tetes yang dapat digunakan kucing dengan berat lebih dari 2.5kg. Fungsi obat ini dapat membasmi kutu dewasa, larva dan telur kutu. Selain itu, bisa juga digunakan apabila kucing terkena penyakit cacingan.

Pembelian obat ini bisa langsung 1 tube revolution yang sesuai dengan berat badan. Contoh, pemberian dosis 1 tube revolution untuk berat badan kucing 2.3kg-6.8kg dengan minimal usia 8 minggu. Kemudian, teteskan di kulit bagian tengkuk kucing sehingga tidak dapat dijilat oleh mereka.

Cara pemberian dosis obat ini harus sangat presisi dan akurat. Jika kekurangan maka obat tidak akan bekerja dengan baik sedangkan jika kelebihan dapat menyebabkan organ hati (liver) terganggu.

Mengapa?

Cara kerja obat ini akan masuk ke jaringan darah tubuh kucing sehingga apabila kelebihan memberikan dosis dan sering dilakukan akan memberatkan fungsi hati.

Jika tidak terbiasa maka belilah di klinik hewan dan minta tolong orang yang kompeten (dokter hewan atau pegawai yang mengerti betul mengenai obat ini) untuk membantu menghitungkan dosisnya!

Harga produk Rp 130.000,-.

  • Obat Advantage

Obat Advantage mengandung imidakloprid dan pyriproxyfen yang memiliki banyak fungsi, seperti:

  • Membunuh 98-100% kutu dewasa sebelum mereka akan menetaskan telurnya, sehingga memutuskan siklus hidupnya.
  • Membunuh kutu dewasa dan larva dalam waktu 20 menit setelah obat digunakan.
  • Mencegah kutu menggigit kulit kucing sehingga mengurangi gatal dan iritasi.
  • Mencegah penularan ke hewan lain.
  • Mudah dilakukan dengan waktu yang cepat.

Obat ini dapat diberikan pada kucing yang memiliki berat tubuh 4kg atau lebih.

Apabila kamu memberikan obat ini di belakang leher kucing maka bisa menghindarkan kucing terkena kutu selama 4 minggu. Gunakanlah secara teratur sebulan sekali selama beberapa bulan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Harga produk ini dengan isi 6tube Rp 360.000,-.

  • Obat Fluffy Cat

Fluffy cat dapat digunakan untuk anak kucing dan kucing hamil. Syaratnya, kucing bisa dimandikan! Buat kucing hamil yang tidak bersahabat dengan air disarankan untuk tidak diberikan karena akan membuat kucing stress dan berdampak ke kehamilan.

Fluffy cat mengandung bahan alami sehingga lebih aman

1 botol ini bisa digunakan 2x pemakaian. Cara pengunaan dengan menyisir dengan sisir serit terlebih dahulu dan berikan obat ini mulai dari leher, tengkuk hingga seluruh bulu kucing.

Jika kutu kucing sudah cukup parah maka didiamkan selama 24 jam. Semakin lama didiamkan maka obat akan semakin bekerja baik. Fluffy cat tidak hanya membunuh kutu tapi juga telurnya.

Produk ini harus dibilas dengan sampo. Lalu jika bulu kucing sudah kering maka pakaikan lagi obat ini. Langkahnya sama seperti pemakaian pertama. Lihat hasil setelah pemakaian dalam waktu 2-3 hari.

Harga produk ini dengan isi 30ml Rp 130.000,-.

Pengobatan Dalam

Obat yang dimaksud cara penggunaannya dengan cara diminumkan ke kucing.

  • Obat Capstar

Obat Capstar bisa digunakan untuk kucing dengan berat badan mulai dari 1-12kg dan umur minimal 4 minggu. Obat sangat aman diminum karena bahan yang digunakan sudah sesuai dengan standar FDA. Bisa digunakan untuk anak kucing hingga kucing hamil.

Cara penggunaannya dengan meminumkan ke kucing. Tunggu hingga 30 menit maka kutu akan mati dan jatuh dari bulu kucing. Obat ini hanya membunuh kutu dewasa, tapi setelah 3 hari kamu memakainkan obat pastikan kucing dimandikan dengan sampo anti kutu juga.

Penggunaan sampo anti kutu ini untuk menyingkirkan telur, larva dan pupa kutu. Hal ini akan lebih  memaksimalkan proses penghilangan kutu di badan kucing.

Harga per 1 kapsul Rp 40.000,-.

  • Obat Comfortis

Comfortis mengandung bahan aktif Spinosad. Bisa digunakan untuk kucing dengan berat badan minimal 1.4kg hingga 2.7kg saja. Usia yang diperbolehkan mulai dari 14 minggu. Umumnya, obat ini digunakan atas rekomendasi dokter hewan.

Tidak hanya berfungsi untuk membunuh kutu, obat ini bisa digunakan untuk menyembuhkan kucing yang terkena penyakit cacingan. Jika kucing sudah mengalami penyakit kutu yang parah, obat ini mengklaim dapat mengobatinya. Selain itu, obat ini juga bagus untuk mengurangi alergi kutu, treatment dan pencegahan.

Cara menggunakan Comfortis dapat langsun dimakan kucing atau dicampurkan ke dalam makanannya. Spinosad, kandungan obat ini akan menyerang sistem saraf kutu dalam waktu 30 menit.

Untuk perawatan dan pencegahan, obat ini dapat diberikan setiap bulan.

Harga obat Comfortis dengan isi 6 tablet Rp 999.000,-.

Perhatikan Kandungan Obat Kutu

Ketika membeli obat kutu untuk kucing maka ada beberapa kandungan berbahaya yang harus diketahui. Sebagai pemilik maka sangat penting untuk mengetahuinya.

  1. Permethrin, Amitraz dan PyrethroidInsektisida

Ketiga bahan ini kemungkinan terdapat pada insektisida. Sebenarnya kandungan ini dapat digunakan untuk kucing, asal memang tertera di label tersebut. Jumlah kandungan yang dipakai juga hanya sedikit sekali, yaitu 0.1%.

Jika suatu obat mengandung permethrin dengan cukup tinggi maka dapat berdampak buruk bagi kucing. Kandungan permethrin dengan konsentrasi tinggi karena dapat membuat kucing kejang hingga kematian.

Selain permethrin, 2 kandungan ini, amitraz dan pyrethroid juga dapat berbahaya bagi kucing.

  1. Organofosfat

Kandungan yang bisa dijumpai pada bahan insektisida baik yang digunakan untuk rumah atau kucing. Apabila diharuskan menggunakan bahan ini untuk membersihkan rumah maka amankan terlebih dulu si kucing.

Gejala yang ditimbulkan apabila kucing terkena dan terpapar bahan ini adalah sesak nafas, lemas dan kejang-kejang. Keadaan ini akan membuat kucing stress bahkan pemilik juga. Akibat fatal jika tidak mendapatkan penanganan yang cepat maka kucing akan mati.

  1. D-Limonene dan Linalool

D-Limonene dan Linalool adalah 2 bahan alami yang sebaiknya tidak terkandung dalam obat penghilang kutu. Berdasarkan buku Clinical Veterinary Advisor, kedua kandungan tersebut jika mengenai kucing dapat berbahaya.

Kandungan D-Limonene menyebabkan kucing mengalami hipotermia, menggigil dan lemas. Adapun bahan linalo juga dapat mengakibatkan efek serupa dengan tingkat kesembuhan lebih lama.

Penutup

Banyak pilihan obat baik yang alami atau komersil yan bisa kamu pilih untuk mengobati atau sebagai pencegahan kucing terkena kutu. Dalam memilih disesuaikan dengan kebutuhan dan masalah pada kucing.

Bagi yang sudah pernah mencoba obat yang ada di artikel ini, apakah ampuh untuk mengatasi masalah kucing kalian? Bisa berbagi pengalaman untuk pecinta kucing lainnya ya di kolom komentar.

Kamu bisa juga mengirimkan cerita unik, senang ataupun sedih bersama kucing ke email: [email protected] atau DM IG @Jurnal_Kucing. Untuk cerita yang menarik akan dipost blog Jurnal Kucing.

Leave a Reply