MENGENALI FAKTOR PENYEBAB DAN CIRI-CIRI KUCING STRES

MENGENALI FAKTOR PENYEBAB DAN CIRI-CIRI KUCING STRES

Kucing Stres

Jika tidak mengenali dengan baik, maka sering tidak diketahui bahwa kucing stress. Maka, perlu mengetahui apa saja Faktor dan Ciri-Ciri Kucing Stress. Selain kucing tidak dapat beraktivitas seperti biasanya, kucing stress menyebabkan sistem imun turun sehingga mempengaruhi kesehatan dan berakibat pada munculnya berbagai penyakit. Maka dari itu, sebagai pemilik yang baik sebaiknya kita mengetahui ciri-ciri kucing stress. Namun, sebelum membahas itu mari kita cari tau faktor yang menyebabkan kucing stress.

Faktor Penyebab

Adanya Kekerasan Fisik

Kucing adalah makhluk yang manja dan lembut. Sepertinya, bahkan bukan hanya kucing tapi setiap makhluk hidup harus diperlakukan dengan baik. Jika memutuskan untuk memelihara kucing, selain bertanggung jawab untuk memberi makan kita juga harus menjaga kesehatan mental si kucing.

Jangan pernah memukul kucing dengan alasan apapun. Walaupun tanpa disengaja mereka melakukan hal yang sangat menyebalkan, seperti mengasah kukunya di sofa sehingga sofa kita menjadi terkopek dan jelek, buang air tidak di litter box, mencoba mengambil makanan yang ada di meja atau mengganggu kita saat sedang tidur. Apabila kita dalam keadaan sangat emosional lebih baik kucing ditaruh di kandang atau dikeluarkan sementara waktu dari rumah.

Teriakan manusia tidak akan membuat kucing mengerti, melainkan mereka akan mereka akan menjauhi kita. Apalagi jika kehilangan kendali emosi lalu memukulnya maka mengakibatkan kucing stress dan tidak akan membuat kucing menjadi lebih baik juga. Perlakukanlah hewan peliharaanmu sama seperti kamu ingin diperlakukan!

Lingkungan

Kucing adalah hewan yang sulit untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Jika kamu baru mengadopsinya dari orang tua asuh atau berpindah tempat tinggal, maka akan banyak sekali perubahan lingkungan yang kucing alami.

Apabila jam makan kucingmu berubah, terjadinya perubahan makanan sehingga mereka tidak suka, penempatan litter box di antara kebisingan serta adanya perbedaan jam membersihkan kotoran di litter box akan membuat kucing tidak nyaman.

Faktor lingkungan yang membuat kucing stress dapat berasal dari lingkungan yang kurang bersih sehingga terdapat parasit, kutu atau tungau yang menyebabkan gatal bagi kucing. Rasa gatal inilah yang menjadi pemicu kucing stress.

Selain itu, bisa dikarenakan bencana alam, seperti gempa bumi dan banjir. Hal lainnya adalah saat perayaan event yang memang sangat bising. Seperti yang diketahui bahwa kucing tidak suka kebisingan maka sebelum ingin merayakan pesta pastikan kucing berada di tempat yang aman dan tenang. Jangan lupa menyiapkan makanan, minuman, litter box bahkan mainan agar kucing tidak bosan.

Jumlah Kucing Banyak dan Kucing Asing

Ketika terlalu banyak kucing (bukan kucing yang bersama dari kecil) juga akan mengakibatkan kucing stress. Banyaknya jumlah kucing mengakibatkan terjadi kompetisi semakin besar karena harus berbagi makan, tempat tidur, litter box, bahkan perhatian dari sang pemilik. Sebagai pemilik maka harus sepintar mungkin membagi secara adil agar tidak terjadi perkelahian antar yang akan membuat kucing stress.

Tambahan, adanya kucing asing dari luar yang secara tiba-tiba masuk ke dalam rumah juga dapat mengganggu ketenangan kucingmu. Kucingmu akan selalu merasa waspada dan siaga agar wilayah intinya tidak diambil oleh kucing asing. Kucing asing tersebut juga ada kemungkinan membawa penyakit yang dapat ditularkan ke kucingmu.

Proses Melahirkan

Umum terjadi ketika kucing melahirkan apalagi jika tempat saat mereka melahirkan tidak nyaman. Maka dari itu, sebagai pemilik yang baik kita harus mengetahui apa saja yang harus dilakukan dan cara menangani kucing lahiran. Selain itu, ketika sang induk melahirkan bayi yang sakit ini juga akan menambahkan tingkat stres pada kucing.

Ciri-Ciri Kucing stress

Perhatikan Gerak-Gerik Kucing

Pada saat kucing stress mudah dilihat melalui gerak-geriknya, biasanya mereka akan mondar mandir dan lebih suka menyendiri. Kucing juga akan bersembunyi di tempat yang gelap, seperti kolong, kardus atau bahkan terkadang masuk ke dalam plastik.

Ketika orang asing atau bahkan kamu sebagai pemilik ingin mendekatinya maka kucing akan mendesis diikuti dengan kuping yang mengarah ke belakang, ekor meninggi, mata membesar dan kepala lebih rendah dari badan. Tindakan ini menandakan kucing dalam keadaan merasa tidak aman/terancam sehingga kucing harus menghindar dari rasa ancaman tersebut.

Selain itu, ketika kucing stress juga akan mengeong dengan suara lebih keras dan secara terus menerus. Maka ketika itu terjadi, sebagai pemilik harus memiliki kepekaan yang cukup tinggi sehingga kucingmu dapat segera dibawa ke dokter untuk penanganan secara professional.

Nafsu Makan Berkurang

Jika kucing selalu makan makanan A dan tiba-tiba nafsu makan berkurang maka kamu patut mencurigainya. Bisa jadi kucing peliharaan sedang sakit karena terkena penyakit dari kucing lainnya atau sedang mengalami stres. Kamu bisa mencoba menjauhkan sementara waktu si kucing dengan kucing lainnya, beri dia space pribadi agar lebih tenang dan bisa coba dengan memberikan makanan basah.

 Ternyata kucing tetap tidak mau makan, mungkin karena kucing stress maka lebih baik kamu segera menghubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Jika makin lama ditunda, takutnya makin membahayakan keadaan kucing karena stress dapat menurunkan sistem imun.

Perubahan Pada Kesehatan Pencernaan

Kucing stress memicu terjadinya gangguan pencernaan, seperti radang lapisan kandung kemih yang disebabkan oleh hormone stress. Meskipun ada litter box yang telah disediakan untuk membuang air, tapi kucing malah buang air kecil di bagian luarnya. Dalam beberapa kasus Kucing akan lebih sering untuk buang air kecil bahkan mengeluarkan darah dalam urin. Perubahan juga terjadi pada fesesnya yang encer, bisa saja karena diare akibat stress yang dideritanya. Bahkan kucing juga mengalami muntah.

Jika hal ini terjadi maka coba periksa apakah ada yang salah dari makanan yang kamu berikan atau litter box. Apabila semua aman, besar kemungkinan kucing sedang merasa stress. Keadaan ini jika tidak cepat diantisipasi dengan dibawa ke dokter maka keadaan fisik kucing akan menjadi lemah dan mengancam nyawa kucing.

Memiliki Sifat Defensif dan Agresif

Seperti yang telah dijelaskan pada poin pertama, bahwa ketika kucing sedang mengalami stres maka sikap yang ditunjukkan defensive. Sikap dimana kucing akan membuat benteng agar tidak didekati apalagi disentuh oleh yang lain atau bahkan sesama kucing. Jika keadaan seperti ini maka tinggalkanlah dan biarkanlah kucingmu menenangkan dirinya terlebih dahulu.

Tidak hanya sifat defensif ini, ciri kucing stress dibarengi dengan sifat agresif. Kamu harus hati-hati jika akan mendekatinya. Mereka akan sangat terasa terancam dan bisa melukai dirimu dengan menggigit atau mencakar. Lakukan cara menjinakkan kucing seperti yang telah dibahas sebelumnya.

Kedua sifat yang muncul dari akibat kucing stress akan mengakibatkan masalah lagi, yaitu kucing akan menjadi susah makan.  Lalu apa yang bisa diperbuat? Kamu bisa memberikan makanan basah karena memiliki aroma dan rasa yang lebih membuat kucing lahap makan, lalu biarkan dia sendiri. Jika keadaan tenang, maka pasti kucing akan lebih berani untuk memakannya.

Leave a Reply