MENGENAL DEKAT DENGAN KUCING SPHYNX

MENGENAL DEKAT DENGAN KUCING SPHYNX

Apa yang menurutmu unik dari suatu kucing? Jawabannya pasti bermacam-macam sekali. Tapi, kalau aku, kucing yang tampak tidak memiliki bulu atau hairless adalah sesuatu yang sangat unik sekali. Kucing Sphynx memang tidak sebanyak kucing angora atau Persia yang dijadikan sebagai kucing peliharaan. Dikarenakan hanya sedikit bulu pada kucing, maka jika kamu atau salah satu anggota keluarga ada yang alergi dengan bulu kucing maka memelihara kucing jenis ini bisa menjadi pilihan.

Yuk simak pembahasan lainnya mengenai kucing Sphynx!

Kucing Sphynx ditemukan pertama kali pada taun 1966 di Toronto, Kanada yang terlahir dengan masalah mutasi genetic sehingga terlihat seperti kucing botak atau hairless. Nama awal dari kuicng ini adalah Canadian Hairless dan perkembang biakannya sempat dihentikan karena dianggap tidak normal oleh CFA (Cat Franciers’ Association) atau yang merupakan perkumpulan pecinta kucing.

Tetapi, lahir kembali kucing domestik tanpa bulu karena mutasi genetic alamiah di Minnestona, Amerika Serikat. Pada tahun 1975, Georgiana Gattenby, seorang breeder melakukan perkawinan silang antara kucing tanpa bulu dari induk bernama Pearson dengan kucing ras Devon Rex dan American Shorthais untuk memperkuat sifat genetiknya. Hasil keturunan ini diberi nama Sphynx.

  • Sifat Kucing Sphynx

Beberapa orang beranggapan bahwa kucing Sphynx bukannlah kucing yang ramah karena terlihat dari perawakan fisiknya. Tetapi, anggapan itu kurang tepat karena ternyata mereka sangatlah manja, aktif, pintar dan ramah.

Kucing Sphynx memiliki sifat manja dan sayang dengan keluarga yang telah mengasuhnya. Kucing ini sering meringkuk dengan pemiliknya, selain karena manja hal ini dilakukan agar mereka hangat.

Kucing ini juga sangat aktif dan juga pintar karena mereka senang sekali bermain puzzle ataupun mainan lain yang dapat membutuhkan beberapa rintangan serta ketangkasan.

Mereka adalah salah satu hewan yang sangat ramah karena tidak terancam jika ada hewan baru di rumah. Maka dari itu, mereka bisa disebut juga sebagai “kucing social/ social cat” Bahkan jika ada tamu, dengan keramahannya mungkin kamu bisa saja langsung disambut oleh mereka. Jika kucing ini menyukaimu bisa memunculkan sifat aktifnya lalu akan mengajakmu bermain.

Kucing Munchkin

Oh tapi, jika memiliki hewan lain selain jenis kucing Sphynx di rumah, pastikan dipotong terlebih dahulu kukunya. Hal ini untuk menghindari hewan lain melukai kulit kucing Sphynx karena tubuhnya yang memiliki sedikit bulu.

  • Ciri-Ciri Fisik Kucing Sphynx

Bentuk wajah – Memiliki bentuk seperti kucing lokal, yaitu berbentuk segitiga terbalik tetapi juga lebar.

Telinga – Kucing Sphynx memiliki telinga yang lebar dan panjang dari kucing pada biasanya. Pada telinga kucing ini terdapat bulu-bulu pendek.

Mata – Memiliki mata yang lebar dan berbentuk seperti lemon.

Hidung – Memiliki hidung yang memiliki kemiripan dengan kucing lokal, yaitu bentuk hidung terlihat mancung. Beberapa dari kucing ini memiliki bintik hitam di hidung.

Tubuh – Kucing Sphynx memiliki ukuran tubuh medium dan tegap. Ukuran kucing jantan lebih basar dibanding betina. Selain itu, mereka juga memiliki perut yang berbentuk bulat. Selain itu, memiliki kerutan-kerutan di kulit yang diakibatkan oleh kulit yang “longgar”. Kerutan ini terdapat juga pada bagian kening sehingga terlihat seperti mereka sedang khawatir, berpikir atau ingin tahu.

Suhu pada tubuh kucing ini juga lebih tinggi sehinga tidak disarankan terkena sinar matahari terlalu lama karena kulitnya yang tidak atau sedikit terlindungi bulu.

Ekor – Memiliki ekor yang panjang dengan sedikit bulu.

Bulu – Kucing ini sebenarnya memiliki bulu, hanya saja bulu mereka sangat pendek dan sedikit (hairless) maka jika dilihat seperti tidak memiliki bulu. Beberapa area yang memiliki bulu pendek tersebut adalah hidung, kuping dan terkadang di jari kaki dan buntut.

Pada bagian tubuh, beberapa memang ada yang tidak memiliki bulu sama sekali. Tapi, ada jua yang punya tapi sangat pendek dan menyerupai warna kulitnya sehingga akan terasa jika kamu menyentuh mereka.

Dengan bulu yang sangat sedikit itu, apakah mereka tidak akan kedinginan?

Pertanyaan ini timbul saat pertama kali melihat kucing Sphynx, begitupun dengan aku. Tapi, dengan keadaan seperti itu membuat insting dan otak mereka bekerja lebih cerdas. Kucing Sphynx akan mencari tempat yang hangat di rumah, tidur di atas komputer yang menyala dan meringkuk di dekat manusia, hewan lain atau dibawah selimut.

Kucing Munchkin
  • Kesehatan 

Kucing Sphynx dapat hidup hingga usia 8 hingga 14 tahun dan menurut CFA (Perkumpulan Pecinta Kucing) kucing jenis ini telah mengalami perkawinan selektif dengan gen unggul sehingga membuat kucing secara genetis sehat ketika sudah besar.

Tetapi sebagai pemilik maka lebih baik mengetahui beberapa masalah kesehatan bisa dialami, diantaranya:

1. Daya Tahan Tubuh Kurang

Biasanya hal ini terjadi pada anak kucing Sphynx karena sedikitnya bulu yang mereka miliki sehingga membuat mereka muda kedinginan. Selain itu, anak kucing jenis ini mudah terserang infeksi saluran pernafasan.

2. Diare

Terjadi oleh beberapa faktor, diantaranya kurang cocok dengan makanan yang diberikan sehingga kucing tidak bisa mencerna dengan baik. Makanan kucing jenis ini sebaiknya yang mengandung protein tidak dibawah 80% dan pemberian obat-obatan yang tidak sesuai.

Untuk mengetahui bagaimana cara penanganan kucing Shynx ketika terkena diare, bisa klik di sini.

3. Masalah Gigi dan Gusi

Merupakan masalah yang sering dialami oleh kucing Spynx dikarenakan sisa makanan, bakteri menumpuk pada sepanjan garis gusi.

  • Cara Merawat

1. Membersihkan Lingkungan

Tidak membedakan jenis ras, sesame makhluk hidup bahkan manusia sendiri juga akan lebih baik jika tinggal di lingkungan yang bersih. Ada baiknya jika sesekali membersihkan rumah menggunakan cairan desinfektan. Jangan lupa selalu membersihkan litter box, bahkan jika bisa dibersihkan 2x dalam sehari.

2. Rutin Melakukan Mandi & Grooming

Seperti yang sudah dibahas di atas bahwa jelas kucing Sphynx adalah kucing yang memiliki bulu yang sangat sedikit. Dikarenakan sedikitnya bulu pada tubuh sehingga kurang bisa menyerap minyak tubuh. Maka dari itu, dibutuhkan memandikan kucing secara teratur. Jika ingin melakukan grooming, pastikan dulu tempat tersebut bersih. sJangan lupa juga untuk membersihkan bagian telinga, mata kucing.

Ketika memandikan kucing Sphynx gunakanlah shampoo bayi atau sampo khusus kucing yang mengandung pelembab.

3. Sikat Gigi dan Potong Kuku

Sangatlah jelas mengapa diperlukan bagi kucing untuk menyikat giginya, yaitu untuk membersihkan bakteri atau plak yang menempel. Apalagi jika kucing sangat sering makan. Guntinglah kuku agar kucing ingin menggaruk tidak melukai kulitnya.

4. Berikan Vaksin

Pemberian vaksin digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh kucing.

5. Tempatkan di Indoor

Karena keunikan bulunya, maka lebih aman jika kucing Sphynx dirawat di dalam rumah agar terhindar dari pertengkaran dengan kucing liar. Selain itu, kondisi di luar lingkungan yang tidak bisa dikontrol dapat menyebabkan terjadinya penularan penyakit lebih cepat.

Penutup

Bagaimana, berniat untuk memelihara kucing Sphynx yang unik ini? Jika kalian sudah memiliki kucing ini, share yuk pengalaman atau cara memeliharanya jika belum ada di artikel.

Mau bercerita juga tentang pertemuan atau perpisahan dengan kucing kamu dan dipublikasi di Jurnal Kucing? Yuk kirim cerita kucing kesayanganmu ke email: [email protected]!

Leave a Reply