MENGENAL DEKAT DENGAN KUCING RAGDOLL

MENGENAL DEKAT DENGAN KUCING RAGDOLL

Buat kucing, postur berbadan besar mungkin jarang ya untuk dibicarakan. Tapi, ternyata ada loh kucing yang memiliki badan besar dan memiliki bulu yang cukup panjang. Kalau kamu tidak begitu tahu mengenai jenis kucing dan sebelumnya sudah membaca tentang kucing Savannah, mungkin akan berpikir bahwa Savannah adalah satu-satunya kucing besar. Tapi, ternyata ada juga ras lain, yaitu kucing Ragdoll. Buat pecinta kucing berbadan besar dengan bulu yang cukup panjang mungkin akan menyukainya. Untuk mengenal lebih jauh mengenai kucing jenis ini, mari disimak artikelnya.

kucing ragdoll

Kucing Ragdoll termasuk jenis ras baru yang ditemukan. Kucing ini pertama kali ditemukan oleh Ann Baker di California, Amerika pada tahun 1960. Baker berkeinginan untuk memiliki kucing dengan penampilan menarik dan dengan sifat yang menyenangkan. Akhirnya, Baker melakukan perkawinan silang antar kucing. Konon, kucing Ragdoll ini adalah perpaduan dari kucing Persia, kucing Burmese dan kucing Birman.

Hasil perkawinan silang tersebut berhasil menurut Baker karena sesuai yang diharapkan. Tetapi walaupun demikian, awalnya kucing ini belum mendapat pengakuan oleh beberapa organisasi kucing ternama, seperti CFA dan TICA. Sehingga, pada tahun 1971 didirikan organisasi khusu Ragdoll.

Tapi, pada akhirnya kucing Ragdoll ini mendapat pengakuan oleh organisasi kucing CFA pada tahun 1973. Tau tidak? Ternyata Ragdoll juga menjadi kucing kelima terfavorit.

  • Sifat Kucing Ragdoll

Hal pertama yang akan dikatakan untuk mengetahui lebih jauh mengenai sifat kucing Ragdoll adalah kucing ini sangat cocok dipelihara jika kamu sedang menyewa apartemen atau berbagi ruangan dengan teman. Mengapa?

Kucing Ragdoll memiliki suara yang lembut bahkan ketika mereka berada cukup jauh kamu mungkin tidak akan mendengarnya. Tidak setiap saat mengeluarkan suara. Bahkan, terkadang saat sakit juga karenanya kamu harus teliti memperhatikan keadaan kesehatan mereka.

Apabila mereka lagi ingin mendapat perhatianmu maka akan muncul di depan hadapanmu. Kucing ini akan senang berlama-lama jika harus berada di samping atau di pangkuan kamu. Mereka juga adalah kucing pintar yang dapat mengenali namanya sehingga dapat dipanggil.

Energi kucing ini tidak besar, mereka tidak dapat lompat tinggi dan cenderung menyukai suasana santai. Permainan yang mereka sukai adalah bermain dengan bulu tongkat kucing, mengambil sesuatu atau hanya mengikuti kemanapun kamu pergi.

Sifat menyenangkan lainnya adalah kucing ini mudah beradaptasi baik lingkungan, manusia dan hewan. Menyukai anak kecil sehingga aman jika keluargamu memiliki anak kecil. Mereka tidak merasa terancam jika terdapat kucing lain baik yang sejenis atau beda serta hewan lain seperti anjing.

kucing ragdoll
  • Ciri-Ciri Kucing Ragdoll

Kamu sudah baca artikel Jurnal Kucing yang membahas mengenai kucing Persia dan Kucing Birman? Buat yang belum, bisa dibaca dulu buat menambah info. Bagi yang sudah baca, pasti sudah memiliki pandangan bagaimana kurang lebih ciri-ciri fisik kucing Ragdoll ini.

Tubuh – Ya, kucing ini memiliki tubuh besar dengan bulu yang cukup panjang. Memiliki dada yang lebar, panggul yang besar dan lebih tinggi dibanding kucing lainnya.

Rata-rata berat tubuhnya sekitar 4.5-9 kg dengan ukuran kucing betina lebih kecil dibandingkan kucing jantan.

Bulu – Memiliki bulu yang merupakan idaman hamper setiap pecinta kucing, yaitu cukup panjang dan halus. Kucing dengan bulu seperti ini terlihat menggemaskan karena secara otomatis badan mereka terlihat mengembang dan fluffy. Warna bulu pada kucing ini bisa berwarna seal, blue, coklat, merah, krem dan lilac.

Kucing Ragdoll memiliki beberapa 3 pola warna di tubuhnya yang berwarna putih (mitted, vandan bi-color) dan yang tidak berwarna putih (colorpoint). Beberapa pola warna yaitu solid, Tortie, torbie dan lynx.

Pola mitted, van dan bi-color ini memiliki 2 warna dasar, yaitu putih dan 1 warna lainnya. Adapun pola colorpoint adalah warna yang terdapat di daerah telinga, hidung (muka), ujung kaki dan ekor dan tidak terdapat warna putih. Warna terbentuk dari solid (1 warna) atau tabby (bergaris).

Apabila kucing Ragdoll memiliki pola warna colorpoint, maka ketika masih anak-anak warna bulunya putih dan akan mengalami perubahan seiring bertambahnya usia. Pada bagian muka memiliki warna bulu yang lebih gelap dibandingkan dengan warna di bagian tubuh lainnya. Mirip-mirip ya seperti kucing Siam juga.

Mata – Memiliki bentuk oval dengan warna berwarna biru.

  • Kesehatan

Setiap kucing memiliki masalah kesehatan genetik, tidak terkecuali kucing Ragdoll. Kucing ini memiliki tubuh besar sehingga rentan terkena masalah kelebihan berat badan (obesitas). Kandung kemih rentan terjadi pada anak kucing maka harus banyak minum dan memberi makanan dengan kualitas baik.

Selain itu kucing Ragdoll juga memiliki risiko terkena penyakit Kardiomiopati Hipertrofik yang merupakan penyakit jantung yang menyebabkan menebalnya otot jantung.

  • Cara Perawatan

Asupan Nutrisi

Saat masih kecil, kucing ini memiliki pertumbuhan yang cepat maka ketika kamu akan memberikan makan bisa dilebihkan. Apabila usia kucing sudah 4 tahun, maka buatlah aturan makan dengan jumlah yang sesuai sehingga tidak mengalami obesitas.

Kucing ini membutuhkan lebih banyak kandungan protein dan mudah didapatkan pada makanan kaleng dibandingkan makanan kering. Makanan kering lebih tinggi kandungan biji dan bahan lain. Pilihlah makanan kaleng diet untuk kucing. Sesuaikan dengan berat kucing dan umur ketika akan memberi makan. Jangan lupa untuk memberi air minum yang bersih.

Menjaga Kebersihan

Hal ini harus dilakukan tidak hanya untuk menjaga kucing tapi juga manusia, baik tempat tidur dan litter box. Litter box untuk kucing ini juga harus yang berukuran lebih besar mengikuti bentuk fisiknya. Kebersihan badan kucing wajib hukumnya untuk selalu mendapat perhatian. Kebersihan ini meliputi, bulu, area muka, telinga dan kuku. Selain kebersihan tempat dan tubuh, harus diperhatikan juga kebersihan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi.

Melakukan Vaksin dan Sterilisasi

Berikanlah vaksin untuk meningkatkan daya tahan tubuh kucing, seperti pemberian vaksin rabies, virus herpes tipe I, virus calici dan sebagainya. Diskusikan dengan dokter hewan mengenai vaksin apa yang terlebih dahulu harus diberikan. Sterilisasi juga baik dilakukan untuk kesehatan dan menekan angka kelahiran kucing.

Ada baiknya juga dilakukan control kesehatan sehatun sekali ke dokter hewan untuk pemeriksaan seluruh tubuh. Apalagi kucing Ragdoll memiliki masalah genetic HCM jadi bisa dilakukan pemeriksaan kardiogram untuk membantu mendeteksi lebih awal.

Menjaga Tetap di Rumah

Bertujuan agar kucing tidak mudah terpapar penyakit lain dari luar dan menjaga keselamatan dari banyaknya kendaraan. Walaupun di dalam rumah, kamu harus menyisihkan waktu untuk main bersama sehingga mereka melakukan banyak pergerakan untuk mengurangi risiko terkena penyakit.

  • Info Tambahan Kucing Ragdoll

Tidak seperti kucing Russian Blue yang memiliki zat anti alergi (Hipoallergenik), kucing ini tidak memilikinya. Kucing ini menghasilkan allergen yang terdapat pada air liur dan sekresi kulit.

Penutup

Setelah mencari tahu mengenai kucing Ragdoll, apakah kucing ini menjadi salah satu kucing yang kamu favoritkan juga? Atau malah kamu sudah memelihara kucing jenis ini?

Buat yang memelihara kucing Ragdoll boleh diceritakan hal apa yang menyenangkan dan menyebalkan? Jika ada informasi yang terlewat atau mau kasih ide untuk bahas apalagi tentang boleh banget ya untuk ditambahkan di kolam komentar.

Kalau kamu punya cerita menarik lainnya dengan kucing bisa dikirimkan cerita dan fotonya ke email [email protected] atau lewat DM IG @Jurnal_Kucing.

Leave a Reply