APA BOLEH KUCING MAKAN NASI?

APA BOLEH KUCING MAKAN NASI?

Mungkin umumnya tidak banyak “Orang Tua” atau pemilik yang memperbolehkan kucing makan nasi. Lebih memilih memberikan makanan kering komersial karena memang lebih mudah dan cepat untuk dilakukan. Sedangkan nasi harus dicampurkan dengan bahan protein lain dan prosesnya tidak sesimpel memberi makann menggunakan makanan komersial.

Namun, nyatanya masih ada saja yang memberikan kucing makan nasi. Tapi, apakah sebenarnya boleh nasi diberikan ke kucing? Mengapa ada yang menentang untuk tidak memberikan makan kucing nasi?

Bolehkah Kucing Makan Nasi?

Boleh, tapi bukanlah makanan utama. Nasi juga bukanlah makanan beracun untuk kucing.

Jangan menyamakan pola pikir seperti manusia, dimana saat belum makan nasi maka belum Kenyang. Jika mengharuskan memberi kucing makan nasi, jumlah nasi tidak lebih banyak dibandingkan jumlah proteinnya. Ubahlah, jumlah protein harus 2x lebih banyak dibandingkan nasi.

Alasan Boleh Memberi Nasi

Berdasarkan Dokter Hewan di Universitas Cornell, kucing merupakan hewan karnivora. Berdasarkan info ini saja kita akan menyadari bahwa kucing adalah pemakan daging. Nutrisi yang banyak dibutuhkan adalah protein yang berasal dari hewan.

Namun, seperti umumnya mahkluk hidup, beberapa tidak hanya membutuhkan 1 jenis nutrisi saja. Meskipun membutukan sumber protein dengan persentase besar, kucing juga membutuh lemak dan sedikit karbohidrat. Bahkan, sumber vitamin, mineral, asam lemak dan asam amino juga dibutuhkan kucing.

Dapatkah Semua Kucing Makan Nasi?

Seperti yang sudah disebutkan, nutrisi yang paling besar dibutuhkan kucing adalah protein. Oleh karenanya, sistem pencernaan kucing dibuat dengan tujuan utama mencerna protein. Jika mau berbicara mengenai struktur kimia dari protein dan karbohidrat saja sudah beda.

Perbedaan tersebut yang akan menyebabkan ketika kucing makan nasi akan memiliki dampak yang berbeda-beda. Sebaiknya jangan memberikan nasi kepada anak kucing karena pencernaan mereka masih belum berfungsi dengan baik. Ditakutkan hanya akan menyebabkan masalah kesehatan pencernaan pada mereka.

Manfaat Kucing Makan Nasi

Memberikan porsi yang wajar atau sedikit untuk kucing, maka sebenarnya akan ada manfaat yang diperoleh. Berdasarkan info dari Merck Veterinary Manual, kucing yang memakan nasi matang dapat memperbaiki masalah pencernaan pada usus besar (Kolitis), diare dan sakit perut.

Cara Pemberian

Nasi yang akan diberikan kucing haruslah dalam keadaan matang. Tujuannya karena nasi yang telah dimasak maka akan menghasilkan tekstur lembut sehingga kucing lebih mudah untuk mencernanya.

Saat memasak nasi juga tidak boleh diberikan bahan tambahan masakan lain, seperti garam dan bawang. Garam yang dikonsumsi kucing terlalu banyak akan membuat bulu kucing cepat rontok dan menjadi tidak indah. Bawang untuk kucing adalah bahan yang tidak ditambahkan ke makanan kucing.

kucing makan nasi

Mengapa bawang tidak baik untuk kucing?

Bawang merah, bawang putih, bawang bombai dan daun bawang mengandung sulfoksida dan disulfide. Kandungan paling banyak terdapat pada bawang merah.

Kedua zat tersebut dapat mengakibatkan kucing keracunan dan membuat sel darah merah kucing bermasalah. Akibatnya, kucing akan mengalami anemia.

Jumlah kucing makan nasi juga harus sedikit, yaitu hanya ¼ cup atau hanya 65 gram. Lebih mudahnya, jumlah protein harus 4x lebih sedikit dibandingkan jumlah kucing makan nasi.

kucing makan nasi

Kontra Kucing Makan Nasi

Jika kamu memberikan kucing makan nasi tanpa dimasak terlebih dahulu, maka kondisi yang seperti inilah yang sulit untuk dicerna oleh kucing. Gejala yang akan ditimbulkan kucing memakan nasi adalah muntah, kembung dan sakit perut. Hal ini juga bisa terjadi jika kucing tidak terbiasa atau baru pertama kali diberi makan nasi.

Selain itu, dapat membuat kucing muntah jika dikonsumsi terlalu banyak. Sampai, bagian terparahnya adalah ketika kucing malah terkena penyakit diare. Jika hal ini terjadi lebih dari sehari, segeralah berikan obat atau periksakan ke dokter hewan.

Nasi tidak mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh kucing. Kandungan pada nasi terbanyak adalah karbohidrat, meskipun ada kandungan lainnya seperti vitamin B, mangan dan zat besi. Tetapi, jumlahnya sangat sedikit sekali. Sedangkan jumlah kandungan yang banyak dibutuhkan kucing adalah protein. Kandungan protein ini yang membuat kucing tumbuh subur.

Jika terus menerus membiarkan kucing makan nasi dengan porsi besar dibandingkan makanan yang mengandung protein (ikan, ayam, atau daging lainnya) akan menyebabkan malnutrisi. Kucing akan kekurangan nutrisi zinc, lemak, vitamin B12 dan vitamin E. Hal terburuk yang dapat terjadi adalah akan mempengaruhi umur kucing yang menjadi lebih pendek dan penurunan kesehatan.

kucing makan nasi

Saran

Jika masalahnya adalah dengan biaya, maka ada baiknya mengganti nasi dengan tempe. Tempe dan ikan misalnya yang akan diberikan ke kucing. Kedua makanan tersebut mengandung protein yang dibutuhkan banyak untuk kucing.

Kandungan nutrisi tempe lainnya pun ada juga karbohidrat, yaitu sebanyak 9 gram dalam 100 gram tempe. Tapi, keuntungan dari semuanya selain bisa menghemat biaya, kucing juga akan lebih sehat karena makanan akan dengan mudah untuk dicerna.

Semua makanan yang akan diberikan ke kucing harap dalam keadaan matang. Direbus tanpa memberikan tambahan bumbu lainnya adalah hal terbaik.

Penutup

Nasi memang boleh diberikan kepada kucing, tapi dengan syarat. Pemberian nasi ke kucing haruslah dalam keadaan matang dan jumlahnya sangat dikit. Jika menggunakan ikan, maka jumlah ikan harus 4x lebih banyak dibanding nasi, bukan sebaliknya.

Nasi juga bisa digunakan untuk mengobati masalah pencernaan kucing. Namun, sebenarnya ada obat lain untuk menangani masalah pencernaan tersebut.

Disarankan menggunakan makanan kucing komersil. Akan tetapi, jika dalam keadaan mendesak seperti ingin memberi makan kucing liar dan keadaan pet shop juga jauh serta tidak memungkingkan membeli secara online karena akan memakan waktu, silakan diberikan.

Apabila ada gejala tidak biasa yang ditunjukkan karena kucing makan nasi, segeralah obati atau periksakan ke dokter.

Leave a Reply