CARA MENGATASI DAN MENCEGAH KUCING FLU

CARA MENGATASI DAN MENCEGAH KUCING FLU

Apakah jika manusia flu bisa membuat kucing flu juga? Kabar baiknya, ternyata baik manusia atau kucing yang sedang flu tidak akan menularkan 1 sama lain.

Kucing flu disebabkan oleh virus influenza yang menyerang saluran pernapasan kucing. Sebenarnya, ketika kucing dewasa yang terkena flu maka penyembuhan dapat lebih cepat dibandingkan kucing kecil atau kucing tua.

Penyakit ini merupakan infeksi pernapasan minor. Namun, meskipun demikian harus tetap segera ditangani. Penyebaran sakit flu ini juga bisa dengan cepat antara kucing yang sakit dengan yang sehat.

Bagaimana penularannya? Apa gejala dan cara mengatasi kucing flu?

Penularan Kucing Flu

  • Udara

Penularan bisa dikarenakan kontak langsung ataupun melalui udara, bisa dari percikan air liur ataupun droplet saat kucing bersin.

Oleh karena itu, kucing yang sakit lebih baik diisolasi terlebih dahulu agar tidak menulari kucing lainnya. Berikan alat makan, handuk mandi dan lainnya tersendiri khusus kucing flu.

  • Penggunaan Barang

Penggunaan tempat makan dan minum yang sama juga memungkinkan penularan.

Gejala Kucing Flu

  • Bersin
  • Hidung berair
  • Mata berair
  • Demam
  • Nafsu makan berkurang
  • Lemah dan lesu

Cara Mengatasi Kucing Flu

  1. Pemberian Obat

  • Stop Drop

kucing flu

Stop drop adalah obat flu kucing yang mengandung Cefadroxil Monohydrate. Ketika kucing mengkonsumsi ini maka selain menyembuhkan kucing flu, tetapi juga menjaga kekebalan tubuh kucing dan mencegah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Ada cara pemakaian dari obat ini dan kucing yang dibawah 3kg tidak boleh mengkonsumsi. Pemberian obat dilakukan 3x sehari selama 5 hari.

Minimal berat kucing 3kg, maka akan diberikan 3 tetes stop drop. Untuk berat kucing 6kg, maka akan diberikan 6 tetes dan begitu seterusnya.

Harga dari produk ini dengan isi 30mL adalah Rp 18.250,-.

  • Coldy Cat

kucing flu

Coldy akan menurunkan demam yang dialami kucing karena akibat dari sakit flu, radang dan alergi. Dapat mengobati influenza A (H5N1), infeksi saluran pernapasan atas, influenza seasonal dan infeksi ingus jahat.

Produk ini mengandung bahan Ampicillin Trihydrate dan Chlorepheniramine Malate dan dapat digunakan baik pada kucin dewasa maupun anak kucing. Cara memberikan obat hanya dengan meneteskan langsung ke mulut kucing.

Pemakaian obat dilakukan 3x sehari dan 1 jam sebelum kucing makan. Aturan jumlah tetes obat yang diberikan berdasarkan berat badan kucing adalah:

  • Kucing dengan berat 2-4kg diberikan 8-12 tetes
  • Kucing dengan berat 1-2kg diberikan 6-8 tetes
  • Kucing dengan berat 600gr -1kg diberikan 4-6 tetes

Harga dari produk ini dengan isi 30mL adalah Rp 24.500,-.

  • For Flu

kucing flu

For flu memiliki fungsi untuk kucing yang mengalami influenza, infeksi akut pernapasan atas, infeksi ingus jahat. Obat ini juga dapat mengurangi bersin, demam, memperbaiki nafsu makan dan membuat hidung kucing tidak tersumbat sehingga mereka dapat bernapas dengan lebih nyaman.

Kandungan dari obat ini diantaranya adalah ampicillin, prednisone, chlorpheniramine HCl, dan ascorbic acid. Pemakaian obat dilakukan 3x sehari dan 1 jam sebelum kucing makan

Harga dari produk ini dengan isi 30mL adalah Rp 16.200,-.

  • Flucat

Obat flu ini diformulasikan oleh orang Jepang, yang bernama Otsuda Japan. Pemakaian obat dilakukan 3x sehari dan 1 jam sebelum kucing makan. Aturan jumlah tetes obat yang diberikan berdasarkan berat badan kucing adalah:

  • Kucing dengan berat 2-4kg diberikan 8-12 tetes
  • Kucing dengan berat 1-2kg diberikan 6-8 tetes
  • Kucing dengan berat 600gr -1kg diberikan 4-6 tetes

Harga dari produk ini dengan isi 30mL adalah Rp 17.500,-.

  • Batuxin

Batuxin berguna untuk mengobati batuk, pilek, meredakan batuk, sesak nafas dan bisa digunakan untuk semua jenis kucing.

Pemakaian obat dilakukan 3x sehari sebanyak 3-5 tetes dan diberikan selama 5-7 hari.

Harga dari produk ini dengan isi 30mL adalah Rp 19.000,-.

  1. Makanan

Berilah makanan yang sehat dan bergizi. Saat kucing sakit maka berikan makanan yang mengandung vitamin B. Jika dibutuhkan, berikanlah makanan basah atau ikan segar yang sebelumnya sudah dikukus karena memiliki aroma yang kuat.

  1. Istirahat yang Cukup

Tidur dengan kucing

Kucing flu disebabkan oleh rendahnya sistem imun tubuh. Oleh karenanya, selayaknya manusia, kucing juga butuh istirahat yang cukup. Kondisi lingkungan bersih dan hangat sebisa mungkin diciptakan agar kucing nyaman.

Usahakan kucing dihindari dari kucing lainnya untuk menghindari kerusuhan atau kucing lain akan mengganggu. Tempat makan, minum dan litter box lebih baik tetap dapat dijangkau oleh kucing yang sedang sakit.

  1. Periksakan ke Dokter Hewan

Terjangkit penyakit flu pada kucing seharusnya tidak akan berlangsung cukup lama, kurang lebih seminggu denagn perawatan yang baik. Akan tetapi, jika sakit flu ini tidak kunjung membaik, maka ada baiknya periksakan kucing ke dokter hewan.

Dokter hewan akan memeriksa secara keseluruhan kesehatan kucing. Bahkan, mungkin ada gejala penyakit lain yang, namun kita pikir itu adalah kucing flu biasa.

Pemeriksaan yang lebih detail akan membawa pada diagnosa yang lebih benar. Tidak berharap kucing memiliki sakit parah, hanya jika hal tersebut terjadi maka kamu sudah melakukan penanganan yang tepat dan terbaik yang bisa dilakukan.

  1. Jangan Memandikan

Ketika kamu memandikan kucing, bahkan jika mengunakan air hangat sekalipun kucing akan merasakan dingin setelahnya. Maka, untuk sementara waktu janganlah memandikan mereka karena tubuh kucing harus tetap hangat.

Jika memang kucing sangat perlu dibersihkan, maka gunakanlah lap yang sudah dibasahi oleh air hangat dna basuh ke tubuhnya. Sekarang ini juga terdapat sampo kucing kering sehingga kamu tidak harus membilasnya.

Tambahan

  1. Pisahkan Kucing

Hal ini selain bertujuan agar kucing dapat beristirahat dengan tenang tanpa gangguan, tetapi juga menghindari terjadinya penularan kepada kucing lain. Jika terjadi penularan maka pekerjaan kamu untuk merawat kucing flu tidak akan berakhir.

Memisahkan kucing juga untuk menghindari penggunaan alat makan yang sama karena dapat menjadi sumber penularan. Ketika kucing sakit akan memiliki tubuh yang lemas sehingga saat makan juga lebih lambat, maka dengan memisahkan kucing akan menghindari makanan kucing diambil kucing lainnya.

Pemberian Obat Lainnya Pada Kucing Flu

Ketika kucing flu maka akan mengakibatkan banyaknya kotoran pada daerah mata, hidung dan telinga, seperti mata yang suka berair. Perlu adanya pemberian obat dan membersihkannya agar kucing sehat dan bersih secara keseluruhan.

  • Obat Tetes Mata

Penggunaan obat tetes mata bertujuan untuk melembabkan mata kucing. Jangan lupa membersihkan juga kotoran mata jika ada.

  • Gunakan Air

Apabila ingin menggunakan air hangat, pastikan suhu yang digunakan tepat, tidak begitu panas atau dingin. Sebenarnya, kamu bisa saja menggunakan air biasa untuk membersihkan 3 area tersebut. Asalkan tidak seluruh tubuh kucing, maka mereka tidak akan kedinginan.

Terkadang sulit untuk membersihkan kotoran hidung kucing. Tidak menggunakan air untuk membantu membersihkan dan hanya mengandalkan jari takutnya membuat kucing akan terluka.

Pengunaan air membuat kotoran menjadi lunak dan lebih mudah dibersihkan. Terpenting, kucing juga tidak akan merasakan sakit.

Pada kucing Persia, karena memiliki hidung yang pesek, maka jika ada kotoran hidung segeralah dibersihkan. Hal ini bertujaun agar menyebabkan kucing sulit bernapas.

Mencegah Kucing Flu

  • Memberikan Vitamin

Penyakit ini terjadi karena berkurangnya sistem imun tubuh kucing. Pemberian suplemen vitamin C dapat memulihkan lebih cepat kucing flu. Ada baiknya, pemberian ini atas rekomendasi dokter. Tidak semua kucing dapat mengkonsumsinya karena dapat mengakibatkan pembentukan batu Kristal oksalat urin.

  • Memberikan Vaksin

Pemberian vaksin dapat membuat kucing sehat karena imun tubuhnya lebih kuat sehingga tidak mudah terpapar penyakit, salah satunya penyakit karena infeksi virus.

Ada beberapa tahapan pemberian vaksin, info selengkapnya mengenai vaksin kucing dapat kamu baca di sini.

Penutup

Kucing flu memang adalah penyakit minor, akan tetapi jangan dianggap sepele. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menangani kucing flu adalah pemberian obat, makanan yang bergizi, istirahat cukup, dan jangan memandikan kucing.

Ada baiknya kucing flu dipisahkan terlebih dahulu dengan kucing sehat karena penularan penyakit ini cukup mudah. Bisa melewati udara dari droplet yang dikeluarkan kucing dan air liur.

Apabila dalam waktu kurang dari seminggu kucing masih belum sembuh padahal sudah dilakukan penanganan, maka kunjungi dokter hewan. Kucing yang telah sembuh ada baiknya diberikan vaksin.

Kalau kamu, bagaimana cara menangani ketika kucing sedang mengalami flu?

Leave a Reply