MENGENAL CIRI DAN PENGOBATAN KUCING CACINGAN

MENGENAL CIRI DAN PENGOBATAN KUCING CACINGAN

Penyakit cacingan pada kucing tidak akan memilih inang dari jenis kucing ras apapun! Penyakit ini jika dibiarkan akan menjadi fatal. Sebagai pemilik kucing sudah seharusnya mempelajari sedikit agar bisa mengatasi kucing cacingan dengan baik.

Penyebab kucing cacingan dikarenakan adanya cacing atau telur cacing yang menginfeksi bagian dalam tubuh si kucing. Kucing merupakan hewan yang memiliki cacing usus di beberapa titik. Pernyataan ini didukung oleg Dr. Cathy yang menyebutkan bahwa 45% kucing memiliki parasit usus.

Jika tidak mengetahui bagaimana ciri-ciri kucing cacingan maka sangat mungkin kucing akan mengalami tindak pengobatan yang lebih lama. Padahal sangat penting bagi kita untuk sesegera mungkin mengobati kucing cacingan dengan cara yang tepat. Maka dari itu, yuk cari tahu mengenai penyakit cacingan pada kucing ini!

Kucing Cacingan

1. Penurunan Berat Badan

Ini adalah salah satu ciri fiisk yang mudah diamati. Jika kucing memiliki nafsu makan yang normal tapi ternyata badannya malah mengalami penurunan maka sebagai pemilik kucing harus mencurgainya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ya karena cacing yang di dalam tubuh kucing akan mengambil makanan dan menyerap nutrisi dibutuhkan untuk tumbuh.

Biasanya juga keadaan fisik ini ditandai dengan perut yang membuncit pada kucing. Hal ini terjadi karena ketika kucing cacingan maka terjadi pembengkakan. Jika menemukan gejala ini segeralah berikan obat yang tepat atau kunjungi dokter hewan.

Penurunan berat badan kucing berdampak pada energI mereka sehingga menjadi lebih lemas dan lesu. Pada saat keadaan ini pastilah pemilik akan tambah bersedih karena akan kehilangan keceriaan si kucing.

2. Bulu yang kusam dan Dehidrasi

Jika kucing terinfeksi cacing maka kandungan nutrisi terserap dan membuat bulu menjadi kusam dan juga mudah rontok. Selain itu, akan menimbulkan dehidrasi. Apabila kucing mengalami dehidrasi maka dapat dilakukan pengecekan dengan menarik kulit kucing, jika dehidrasi maka lama kembali ke semula.

3. Terdapat Cacing Pada Kotoran dan Muntah

Kucing yang terinfeksi oleh cacing akan membuat kotoran kucing ataupun muntahan juga terdapat cacing atau telur cacing. Pada kotoran, perhatikan juga warnanya. Jika berwarna gelap itu bisa dikarenakan infeksi usus oleh cacing yang menyebabkan kucing mencret atau diare. Apabila kucing mengalami diare dan terdapat darah dalam waktu 24 jam maka segeralah lakukan penindakan.

4. Menurunnya Nafsu Makan

Penyakit kucing cacingan menyebabkan cacing menginfeksi tubuh bagian dalam kucing. Hal ini dapat menyebabkan kucing akan merasa sakit perut, radang selaput usus. Keadaan sakit ini membuat kucing akan kehilangan nafsu makan.

5. Perubahan Warna Gusi

Ketika sakit maka terdapat bagian-bagian tubuh yang merespon atau menunjukkan tanda tersebut. Pada kucing, jika sedang terkena penyakit kucing maka periksalah juga gusinya. Seharusnya gusi kucing berwarna merah muda dan lembab. Jika yang kamu lihat warna yang berbeda, seperti putih atau pucat maka lakukanlah pemeriksaan fisik lainnya.

Saat semua perbedaan fisik dan tingkah laku kucing menunjukkan ciri-ciri bahwa kucing cacingan maka bersikap tenang dan carilah cara mengobatinya.

vitamin kucing
  • Cara Mengobati Kucing Cacingan

Setelah memberikan obat cacing dan cocok dengan kucing maka ketika mereka mengeluarkan kotoran atau muntah juga akan mengeluarkan cacing. Ini menandakan obat bekerja dengan baik dan kucing akan kembali sehat.

1. Periksakan ke Dokter Hewan

Apabila memungkinkan kamu membawa kucing yang memiliki gejala cacingan ke dokter hewan (dapat ditempuh) maka lakukanlah. Pada dokter hewan akan dilakukan pemeriksaan lebih detail sehingga dapat diketahui jenis cacing apa yang menyerang. Pemeriksaan jenis cacing ini biasanya menggunakan feses kucing yang diamati di bawah mikroskop.

Ikuti resep dokter dan cara menggunakan obat tersebut untuk kucingmu. Jika diharuskan untuk adanya pemeriksaan kembali maka lakukanlah hingga kucing benar-benar dalam keadaan sehat kembali.

2. Memberikan Obat Cacing

Ketika jarak ke tempat dokter hewan sangat jauh tetapi kucingmu sudah membutuhkan penanganan segera maka kamu dapat memberikan obat cacing.

Cobalah terlebih dahulu ke toko hewan dan tanyakan obat cacing disana. Tapi, perlu diingat bahwa tidak semua obat cacing akan cocok dengan si kucing. Jenis cacing yang menjadi penyebab kucing cacingan adalah salah satu penentu penggunaan obat yang akan bekerja dengan baik.

Beberapa obat untuk Kucing cacingan diantaranya:

Drontal

Drontal digunakan hanya untuk kucing, baik itu anak kucing, kucing dewasa dan kucing hamil terkena penyakit cacingan yang disebabkan oleh jenis cacing apapun (Cacing pita, tambang dan gelang). Pemberian obat Drontal harus dalam keadaan perut kucing kosong. Obat ini akan bekerja selama 48 jam dan akan keluar melalui kotoran kucing.

Apabila kucing dirasa mengidap cacingan tapi setelah diberikan obat tidak muncul atau penyakit cacingan tidak kunjung sembuh maka segeralah konsultasikan ke dokter untuk lebih lanjut.

Pemberian obat Drontal pada anak kucing dapat dilakukan ketika anak kucing telah berusia 6 minggu. Dilakukan pengulangan pemberian obat saat berusia 8 minggu dan 12 minggu. Kemudian, untuk tetap menjaga kesehatannya maka dapat diberikan secara rutin selama 3 bulan sekali dan bisa juga untuk kucing dewasa.

Dosis yang digunakan juga harus sesuai anjuran ya. Sebelumnya harus tau dulu ya mengenai tabletnya. Pada 1 tablet (model bulat) itu nanti akan ada 4 bagian, dimana per bagian itu untuk berat kucing sebesar 1kg.

Jadi, kalau kucingmu memiliki berat 4kg maka dosis yang diberikan 1 tablet Drontal. Jika berat kucing 2kg maka dosis ½ tablet Drontal dan seterusnya. Bagaimana jika berat badan kucing 6kg? Berarti kamu harus dosis yang diberikan adalah 1 tablet (1 buletan) + ½ tablet Drontal.

Apabila penyakit cacingan menyerang kucing yang sedang hamil, maka dapat diberikan 10 hari sebelum kucing melahirkan atau setelah 2-4 minggu setelah melahirkan

Apabila kucing sedang hamil sebaiknya jangan diberikan obat apabila belum ada anjuran dari dokter hewan ataupun tidak disebutkan pada kemasan obat tersebut. Hal ini dapat mengakibatkan bayi dalam kandungan mati atau mengalami gangguan tertentu saat lahir.

Vermox

Obat ini mengandun mebendazole yang dapat dijadikan alternatif ketika kucing cacingan yang disebabkan oleh cacing pita dan cacing tambang.

1 tablet obat Vermox mengandung berat 150mg. Pemberian obat ini sebanyak 20mg/kg berat kucing dan diberikan selama 3-5 hari berturut-turut. Biasanya kucing menolak untuk diberikan obat maka dibutuhkan trick. Nah kelebihan dari obat ini selain dapat diberikan langsung, tapi bisa juga dicampur ke makanan mereka ataupun dilarutkan dalam air.

Pada obat Vermox tidak disebutkan bahwa obat ini dapat juga diperuntukkan untuk anak kucing atau kucing hamil. Baiknya, jika ingin memberikan obat ini sudah atas ijin dari dokter hewan ya.

Tambahan info, obat ini bisa juga digunakan untuk anjing ya.

Revolution

Penyebab kucing cacingan selain dikarenakan oleh cacing, bisa juga karena kutu atau tungau. Revolution mengandung Selamectin yang dapat digunakan untuk membunuh kutu dan tungau. Selain itu dapat juga digunakan sebagai pengobatan dan control terhadap cacing gelang dan cacing tambang.

Pembelian obat ini bisa langsung 1 tube revolution yang sesuai dengan berat badan. Contoh, pemberian dosis 1 tube revolution untuk berat badan kucing 2.3kg-6.8kg dengan minimal usia 8 minggu. Kemudian, teteskan di kulit bagian tengkuk kucing sehingga tidak dapat dijilat oleh mereka.

Cara pemberian dosis obat ini harus sangat presisi dan akurat. Jika kekurangan maka obat tidak akan bekerja dengan baik sedangkan jika kelebihan dapat menyebabkan organ hati (liver) terganggu.

Mengapa?

Cara kerja obat ini akan masuk ke jaringan darah tubuh kucing sehingga apabila kelebihan memberikan dosis dan sering dilakukan akan memberatkan fungsi hati.

Jika tidak terbiasa maka belilah di klinik hewan dan minta tolong orang yang kompeten (dokter hewan atau pegawai yang mengerti betul mengenai obat ini) untuk membantu menghitungkan dosisnya!

3. Pemberian Obat Cacing Rutin

Cara kerja obat cacing ini dengan merusak sistem saraf cacing sehingga cacing lumpuh. Tetapi, obat cacing ini tidak membasmi telur cacing. Padahal, sangat bisa terjadi cacing yang terdapat di tubuh kucing sudah mengeluarkan telurnya dan menyebabkan kucing cacingan. Dikarenakan hal inilah maka pemberian obat cacing perlu dilakukan berulang dalam waktu tertentu.

Mulai Usia Berapa Kucing Diberikan Obat Cacing?

Bisa. Jika sudah didiagnosa positif memiliki penyakit cacingan maka obat cacing bahkan harus diminumkan berulang.

Jadwal pemberian obat cacing untuk anak kucing:

  • Usia 2 minggu – 3 bulan: Diberikan 2 minggu sekali
  • Usia 3 bulan – 6 bulan: Diberikan setiap bulannya

Penutup

Apabila kucing sudah menunjukkan ciri-ciri yang telah disebutkan, segeralah berikan obat kucing. Jika kucing menunjukkan ciri-ciri lain tapi kamu masih belum begitu yakin apakah kucing cacingan atau tidak, maka segeralah kunjungi dokter hewan terdekat. Pemeriksaan lebih lanjut dan teliti oleh dokter membuat lebih jelas penyakit apa yang sedang diderita oleh kucing. Cara pengobatannya menjadi lebih aman dan efisien untuk kucingmu.

Apakah obat combantrin dapat digunakan untuk penyakit kucing cucingan? Buat yang punya pengalaman atau informasi akurat dari dokter hewan boleh ditulis di kolom komen ya.

Buat yang mau kirim cerita unik mengenai hewan peliharaannya bisa dikirimkan melalui email [email protected]. Kisah kalian akan ditampilkan di blog Jurnal Kucing.

Leave a Reply