PENYEBAB, CIRI, PENANGANAN DAN PENCEGAHAN JERAWAT KUCING

PENYEBAB, CIRI, PENANGANAN DAN PENCEGAHAN JERAWAT KUCING

Pernah melihat jerawat kucing atau selama ini bahkan tidak mengetahuinya? Jika belum mengetahui, semoga artikel ini dapat membantu kamu mendapatkan info baru dan semoga dapat berguna ya.

Penyakit ini tidak umum terjadi selayaknya jerawat pada manusia. Kucing yang memiliki bulu panjang berpotensi terkena lebih besar, namun tidak menutup kemungkinan yang memiliki bulu pendek tidak akan mengalaminya.

Biasanya jerawat kucing terjadi di bagian dagu, dibawah mulut kucing atau di bagian sekitaran kumis kucing yang dekat dengan mulut. Tiap kucing yang mengalami ini akan berbeda-beda, ada yang mudah hilang sampai yang menyebabkan masalah serius.

Penyebab Jerawat Kucing

Ketika masalah kulit ini timbul, maka ini pertanda pada bagian bulunya banyak mengandung minyak yang dihasilkan oleh kulit kucing, disebut juga dengan sebum. Sehingga, nantinya akan terisi dengan minyak, sel kulit mati dan bakteri.

Hal ini dapat menimbulkan komedo yang merupakan penyebab terjadinya jerawat kucing. Masalah kulit ini bisa terjadi tanpa adanya batasan usia dan jenis kelamin.

Menurut Dr Judy Morgan, Pendiri Asosiasi Dokter Hewan Churchtown dan Asosiaso Dokter Hewan Clayton di New Jersey, jenis ras kucing juga mempengaruhi karena bawaan gen yang dimilikinya. Kucing dengan bulu panjang lebih rentan mengalami jerawat kucing, seperti kucing Persia dan Himalaya.

Hanya saja, sebagai pemilik kucing tetap harus waspada dengan selalu memberikan lingkungan yang bersih dan perawatan yang baik.

Faktor yang memicu munculnya jerawat kucing menurut Dr. Ken Tudor adalah:

  • Kurang baiknya perawatan yang dilakukan terhadap kucing.
  • Kulit yang terlalu berminyak atau kelainan pada permukaan kulit kucing.
  • Alergi kutu dan jamur.
jerawat kucing

Ciri Jerawat Kucing

Sebenarnya timbul keinginan menulis tentang ini dikarenakan kucing kecil aku beberapa hari yang lalu mengalaminya. Ada cukup banyak komedo bintik hitam atau blackheads di bagian kumis kucing (di atas mulut). Tapi, bisa juga berupa komedo bintik putih atau whiteheads, jerawat ringan berwarna merah dan kerak berair.

Awalnya dipikir hanya kotoran biasa saja, ternyata setelah dicari tahu itu adalah komedo yang jika dibiarkan akan mengakibatkan jerawat kucing. Dari hal kecil ini saja, sebisa mungkin dilakukan dengan segera penanganan agar tidak terjadi semakin parah.

Pada kasus jerawat kucing yang sudah cukup parah, menurut PetMD, dapat timbul nodul atau benjolan dan kerontokan bulu. Selain itu, juga dapat menimbulkan pendarahan kecil yang menyebabkan kerak dan mengindikasikan penyakit lainnya, seperti bisul.

Selain itu, ketika kucing menggaruk jerawat maka ditakutkan keadaan semakin bertambah parah karena dapat menyebabkan masalah kulit lainnya, seperti kudis dan kurap.

Penanganan Jerawat Kucing

  1. Kain yang Dibasahi

Apabila masalah belum terlalu berat atau serius, misal hanya timbul gejala awal, yaitu berupa komedo dan tidak banyak cobalah cara ini. Cara ini juga adalah yang paling mudah dan kamu dengan cepat pasti dapat menemukan bahan yantg dibutuhkan.

Jangan menggunakan kain yang kasar ya. Pilihlah kain yang lembut sekali atau kapas yang telah dibasahi terlebih dahulu dengan air. Jika hanya mengotori sedikit area di tubuh kucing, dibasahi menggunakan air biasa juga tidak masalah.

Tetapi, menurut PetMD, penggunaan air hangat dapat membantu menenangkan kulit dan mengurangi pembengkakan yang terjadi. Lakukan dengan segera jika kamu menemukan komedo.

Aku melakukan cara ini menggunakan kapas yang dibasahi dengan air mengalir. Kemudian, digosokkan ke bagian kumis kucing (tempat blackheads timbul) secara perlahan. Memang menggunakan cara ini komedo terangkat walaupun belum bersih secara total.

Saran, ada baiknya melakukannya beberapa kali. Jika terlalu dipaksakan harus bersih saat itu juga, yang ada kamu hanya akan menimbulkan luka di kulit kucing.

Apakah ada yang pernah mencoba cara ini?

jerawat kucing
  1. Perawatan Kucing

Dapat mulai dilakukan dengan membersihkan daerah jerawat kucing atau yang terdapat komedo menggunakan antiseptik. Untuk mendapatkan penyembuhan yang lebih baik, berikan juga sampo khusus dan salep.

Penggunaan obat salep lebih dianjurkan daripada obat yang diminum. Sampo yang digunakan lebih baik yang mengandung bahan chlorhexedine dan benzoil peroksida 3%. Kandungan benzoil peroksida berfungsi untuk memecah minyak yang menyumbat komedo dan membunuh bakteri. Untuk mencari rekomendasi sampo kucing, kamu bisa mendapatkan beberapa rekomendasinya di sini.

Dianjurkan meminum antibiotik jika masalah jerawat kucing sudah lebih sangat serius dan setelah diteliti karena disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur. Lebih baik atas saran dari dokter.

Setelah kucing makan, terutama jika memberikan makanan basah maka biasanya akan ada sisa yang tertinggal di bawah mulut kucing. Bersihkanlah sehingga tidak menyebabkan masalah kulit.

  1. Bantuan Profesional

Jika dirasa penyakit ini sudah di tahap mengganggu kucing dan mengurangi penampilan, kamu bisa mendatangi dokter hewan terdekat. Pemeriksaan dan diagnosa yang dilakukan atau diberikan dokter hewan akan lebih hati-hati dan cukup akurat.

Dokter hewan akan menganalisa penyebab, apakah benar jerawat kucing atau bukan. Selain itu, jika ada masalah kulit lain yang diakibatkan oleh infeksi jamur, kusta kucing, alergi atau tumor kulit dan lainnya bisa diketahui lebih awal.

jerawat kucing
  1. Obat Alami

Buat pemilik kucing yang sangat mencintai penggunaan bahan-bahan alami, bisa mencoba beberapa bahan seperti, timun, teh hijau, lidah buaya dan minyak kelapa.

Timun dengan cara menggosokkannya ke daerah yang terdapat masalah kulit. Bahan alami ini akan membantu mengangkat dan mengeringkat jerawat kucing. Setelah pemberian bahan tersebut maka jangan lupa di dibersihkan menggunakan air.

Pencegahan Jerawat Kucing

  • Bersihkan Lingkungan

Menjaga lingkungan rumah tetap bersih tidak hanya untuk kebaikan hewan peliharaan, tapi juga manusia. Pembersihan seharusnya dilakukan setiap harinya karena selalu ada aktivitas dan tidak mungkin tidak menimbulkan kotor.

Penggunaan desinfektan saat membersihkan juga merupakan ide yang baik untuk membunuh kuman lebih ampuh. Tidak hanya untuk mengurangi potensi mengalami infeksi lebih parah jika jerawat kucing sudah sangat parah, tapi untuk meminimalisir terjadi penyakit kulit lainnya.

Hal baiknya, tidak hanya masalah jerawat kucing saja yang selesau tapi juga masalah kulit kucing lainnya yang mungkin berpotensi atau sudah terjadi walaupun kecil.

  • Bersih Alat Makan

Penggunaan alat makan yang bebahan keramik lebih direkomendasikan karena beberapa hewan peliharaan sensitif dengan bahan plastik, namun sangat jarang terjadi. Jika tempat makan terlihat sudah kotor, meskipun sedikit ada baiknya kamu mencucinya.

  • Konsumsi Suplementasi

Suplementasi yang mengandung asam lemak omega baik untuk kucing. Kandungan ini akan melindungi sel-sel kulit sehingga mencegahnya dari kerusakan dan masalah jerawat.

Penutup

Jerawat kucing disebabkan oleh komedo, dimana kulit kucing menghasilkan minyak berlebih. Beberapa faktor yang menyebabkannya antara lain kurangnya perawatan kucing yang dilakukan, alergi, stress atau penurunan imun. Ini dapat terjadi tidak hanya pada kucing dengan bulu panjang, meskipun kecenderunan atau tingkat kerentanan lebih rendah.

Ketika menemukan bintik-bintik hitam pada kucing, segera waspadai. Bisa jadi itu adalah komedo yang dapat memicu terjadinya jerawat kucing, bisa ringan ataupun berat.

Leave a Reply