TIPS CARA MERAWAT KUCING PERSIA

TIPS CARA MERAWAT KUCING PERSIA

Cara Merawat Kucing Persia

Bagi yang sudah membaca artikel info kucing Persia, pasti setuju bahwa mereka memiliki tampilan fisik yang sangat menawan. Akan tetapi, daya tahan tubuh kucing ini cukup lemah dibandingkan kucing lain, misal saja kucing angora. Oleh karena itu, sebagai pemilik atau kamu akan memelihara kucing jenis ini akan lebih baik dan bijaksana jika mengetahui bagaimana cara merawat kucing Persia dengan baik. Cara merawatat kucing Persia baik untuk anak dan dewasa berbeda, yuk cari tahu.

1. Cara Merawat Anak Kucing Persia

Anak kucing Persia usia 1-3 bulan masih sangat bergantung terhadap induknya, mulai dari asupan nutrisi hingga mandi. Maka dari itu, hal pertama adalah menjaga induknya tetap bersih dan sehat sehingga tidak menularkan penyakit ke sang anak.

Beberapa asupan untuk anak kucing ini adalah

Susu – Pada usia 1-3 bulan memang masih mengandalkan ASI dari induknya. ASI banyak mengandung colostrum yang baik untuk antibodi sehingga bayi kucing sehat dan tidak mudah sakit. Akan tetapi, jika induk tidak ada atau ada masalah dengan ASInya, kamu bisa menggantikannya dengan susu untuk bayi kucing sebagai langkah cara merawat kucing Persia saat kecil dengan. Jangan berikan susu sapi karena mereka tidak dapat mencerna dan akan mengakibatkan mencret.

Air – Berilah air yang matang agar tidak terkontaminasi dengan bakteri di air tersebut.

Makanan – Sebenarnya asupan ASI yang diberikan oleh induk kucing sudah sangat cukup bagi tumbuh kembang anak kucing. Tapi, ini dimisalkan ada kasus lain sehingga anak kucing tidak mendapat asupan ASI, maka berilah makanan basah atau makanan kering yang khusus untuk anak.

Lingkungan – Sudah sangat jelas bahwa bukan hanya jenis kucing ini saja tapi semua kucing yang akan dipelihara maka harus mendapatkan lingkungan yang layak dan bersih. Sebisa mungkin tempat tersebut juga hangat dengan memberikan tambahan lampu atau kain.

2. Cara Merawat Kucing Persia Dewasa

Menjaga Kondisi Tubuh dan Bulu

  • Memberikan Makanan

Sudah tau ya bahwa kucing ini butuh ekstra dalam menjaga kesehatan, maka dari itu mengetahui cara merawat kucing Persia dengan baik. Pemilihan makanan harus sangat diperhatikan karena memiliki bulu yang lebat dan panjang sehingga dapat merontokkan bulu jika tidak sesuai.

Kandungan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga kucing yang memiliki bulu panjang adalah vitamin A, vit E, zink, omega 3 & 6 dan serat.

Omega 3 & 6 berfungsi untuk mengurangi kerontokan kulit. Kandungan omega 3 juga sangat baik untuk mempercantik bulu dan mempercepat pertumbuhan kuku.

Vitamin A berfungsi untuk memperbaiki kulit sedangkan vitamin E akan melindungi sel-sel kulit dan kerusakan.

Makanan mengandung kadar serat yang optimal sehingga mencegah risiko hairball. Jadi, hairball bisa terjadi dikarenakan kucing Persia memiliki bulu yang panjang dan lebat maka ketika mereka sedang mandi dengan menjilat tubuhnya kemungkinan besar bulu akan ikut termakan. Jika memberi makan menggunakan produk tersebut, bulu yang telah termakan tadi akan keluar bersama kotoran.

Cara merawat kucing Persia lainnya adalah memilih penggunaan tempat makan yang tidak terlalu cekung atau rendah agar mudah dijangkau. Hal ini dikarenakan kucing Persia memiliki muka yang datar dan hidung pesek. Lebih baik tidak menggunakan tempat makan berbahan plastik melainkan pellet kayu sebagai alas. Tapi, jika sudah terlanjur membeli bahan plastik sebisa mungkin sehabis makan dibersihkan tempatnya agar tidak menjadi tempat tumbuh bakteri.

  • Menjaga lingkungan

Seperti yang telah disebutkan pada hal-hal yang harus diketahui sebelum memelihara kucing bahwa lingkungan yang bersih adalah salah satu indikator kamu dan kucingmu akan bersama lebih lama. Lingkungan yang bersih termasuk juga dengan litter box yang digunakan untuk mengeluarkan kotorannya.

  • Memberikan Vaksin dan obat cacing

Karena daya tahan tubuhnya yang rendah, sebagai pemilik yang bertanggung jawab maka cara merawat kucing Persia dengan memberikan vaksin dan obat cacing agar tidak mudah terserang penyakit. Vaksin yang dapat diberikan seperti vaksin tricat, vaksin rabies dan vaksin tetracat. Disarankan jika ingin melakukan hal ini maka ke dokter hewan terpecaya sehingga akan dilakukan pemeriksaan tubuh terlebih dahulu baru diputuskan vaksin apa yang akan diberikan.

  • Menjaga kebersihan Hidung

Membersihkan hidung adalah suatu cara merawat kucing Persia yang tidak boleh luput dari perhatian sang pemilik. Membersihkan hidung kucing ini dapat menggunakan cotton bud yang telah dibasahi oleh air hangat. Hal ini harus dilakukan dengan rutin untuk membersihkan kotoran yang dapat mengganggu pernapasan kucing Persia yang memiliki hidung kecil dan pendek.

  • Memandikan

Dapat dilakukan sendiri di rumah menggunakan shampoo khusus sehingga dapat menghilangkan bakteri, kutu dan tungau serta membut bulunya menjadi lebih indah. Waktu memandikan kucing ini dapat dilakukan seminggu sekali atau sesuai kebutuhan dan kondisi sang kucing.

Apabila dibutuhkan maka lakukan grooming di tempat yang terpercaya dan bersih.

  • Menyisir Bulu Kucing

Cara menjaga kucing Persia selanjutnya adalah meyisir bulu kucing. Bulu tebal dan panjang yang dimiliki kucing Persia mengharuskan sang pemilik untuk menyisir agar tidak kusut sejak kecil sehingga mereka tidak kaget karena sudah menyesuaikan diri. Sisirlah bulu kucing setiap harinya agar tetap sehat!

Baik menggunakan sisir yang berbahan logam dan memiliki gigi rapat. Tujuannya agar bulu dapat tersisir dengan rapih dan mengurangi bulu berlebih yang dapat membuat menjadi kusut. Sisirlah dari atas ke bawah dan gunakan sisir dengan gigi yang cukup renggang ketika mendapati rambut kusut.

Jika terdapat bulu yang kusut pada kucing dan dibiarkan maka akan membuat kucing tidak nyaman dan pada akhirnya akan terbentuk gumpalan keras yang mengganggu. Lebih susah juga ketika akan disisir. Bulu yang kusut dapat meningkatkan peluang terkena infeksi kulit karena kucing akan lebih sulit membersihkan kulit di bawah bulunya.

Menjaga Mata

Cairan mata yang dihasilkan kucing berfungsi untuk menjaga kelembapan permukaan mata dan membuat kornea sehat. Dikarenakan struktur wajah kucing Persia yang rata membuat cairan mata bisa masuk ke dalam hidung.

Apabila terdapat cairan yang keluar dari mata kucing maka segeralah bersihkan menggunakan kain atau handuk yang lembut. Jangan dibiarkan karena akan menngakibatkan iritasi dan membuat kucing terlihat tidak bersih.

Info tambahan. Pernah melihat cairan mata yang dihasilkan kucing berwarna coklat? Hal ini disebabkan karena cairan mata kucing yang disebut porfirin menetes keluar dan terkena udara maka akan terjadi seperti reaksi “oksidasi” yang mengakibatkan terjaidnya perubahan warna. Dalam kasus ini adalah warna coklat. Jika tidak segera di lap maka akan meninggalkan noda pada bulu inda kucing Persia kamu. Penggunaan sedikit cairan asam borat di atas kapas diperbolehkan untuk mengelap noda di sekitar mata.

Penutup

Melakukan perawatan yang baik dan benar membuat kucing akan hidup dan menemani kita lebih lama. Jika ada yang punya informasi tambahan bagaimana cara merawat Kucing Persia yang belum disebutkan bisa ditulis di kolom komentar ya.

Leave a Reply