ANAK KUCING MATI SEBELUM DAN SETELAH KELAHIRAN

ANAK KUCING MATI SEBELUM DAN SETELAH KELAHIRAN

Layaknya manusia yang keguguran, kucingpun bisa mengalami kejadian serupa. Anak kucing mati di dalam kandungan sang induk. Bahkan, meskipun dapat terlahir ke dunia ini. Anak kucing masih sangatlah rentan.

Anak kucing, terutama yang baru lahir seringkali mengalami kematian. Dari yang awalnya anak kucing berjumlah 6 hingga beberapa minggu kemudian atau bahkan hanya hitungan hari yang tersisa hanya 4 atau bahkan lebih sedikit dari itu.

Apa kalian pernah mengalami kejadian seperti itu? Apa penyebabnya?

Non Infeksi

  • Dalam Kandungan

Anak kucing mati dalam kandungan induk kucing dapat disebabkan karena anak kucing tidak bisa terlahirkan. Maka, saat induk telah melahirkan maka bantulah jika dibutuhkan. Jangan lupa untuk mengecek keadaan perut induk kucing apakah masih ada anak atau tidak.

Apabila kamu merasakan terasa sesuatu yang bulat dan keras atau merasa ada yang bergerak maka ada kemungkinan masih ada anak kucing di dalam perut induk kucing.

Jangan mencoba mengambil tindakan sendiri jika tidak mengerti. Ada baiknya segeralah bawa kucing ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang baik.

  • Persaingan

Persaingan yang dimaksud karena banyaknya jumlah kucing yang terlahir. Jika salah satu kucing dalam keadaan lemah dan kamu tidak menyadarinya maka dapat mengakibatkan tidak menerima susu dengan baik.

Kekurangan susu induk kucing saat kondisi lemah membuat keadaannya menjadi semakin kritis.

  • Lingkungan

Lingkungan yang nyaman, bersih dan tenang membuat mental kucing juga menjadi baik dan sehat. Tidak hanya itu, akan lebih baik lagi jika pencahayaan dan sirkulasi udara bagus.

Lingkungan ini berperan sangat penting. Peranan dan ruang lingkup yang dipegang oleh lingkungan ini sangatlah memberikan dampak. Apabila lingkungan tidak nyaman dan bersih maka dapat mengakibatkan anak kucing mati.

Jika induk hamil dan lingkungan buruk bisa berdampak ke masalah kesehatan. Kucing bisa saja tertular penyakit cacingan dari kucing lainnya (jika sedang sakit) karena berada di tempat litter box yang sama. Penjelasan lebih rinci mengenai proses penularan penyakit cacingan ada di artikel ini.

Hal ini dapat menyerang anak kucing atau anak kucing tertular melalui susu dari induk kucing dan mengakibatkan anak kucing mati.

Induk kucing dapat menjadi stress jika lingkungan buruk. Mereka tidak dapat melahirkan atau menyusui anaknya dalam keadaan nyaman. Induk kucing stress juga bisa membuat mereka tidak mau memberikan susu ke anaknya. Padahal, susu ini memiliki manfaat yang begitu besar karena akan digunakan sebagai antibodi.

anak kucing mati
  • Suhu Lingkungan

Penyebab anak kucing mati dapat diakibatkan karena suhu lingkungan dan membuatnya hipotermia. Saat kucing terlahir dan masih kecil sulit baginya untuk dapat mengatur suhu.

Usahakan anak kucing mendapatkan lingkungan dengan suhu yang hangat. Dekatkan juga ke induk kucing agar tetap merasa hangat.

Keadaan hipotermia dapat menyebabkan peningkatan detak jantung dan sulitnya bernafas. Selain itu, menjadikan sulitnya untuk mengolah makanan sehingga asupan nutrisinya tidak tercukupi. Jika dibiarkan maka bisa menjadi penyebab anak kucing mati.

Bahkan, dari keadaan hipotermia ini dapat mengakibatkan hipoglicamia dan dehidrasi, yaitu kadar gula rendah yang dapat berujung juga pada kematian.

  • Manusia

Ya, selain lingkungan, infeksi dan bahkan induk kucing sendiri yang merasa kaget dan tidak dapat mengurus anaknya, penyebab anak kucing mati juga dapat diakibatkan oleh manusia.

Banyak dari pemilik kucing yang sangat gemas dan sangat ingin memegang kucing kecil ini. Padahal, usia kucing masih sangat kecil dan membutuhkan susu induknya.

Perilaku yang kurang tepat untuk dilakukan adalah selalu memegangnya. Hal ini menyebabkan bau kucing menjadi bau manusia dan induk kucing tidak mengenali bau anaknya sendiri. Ketika ini terjadi maka induk tidak mau memberikan susu dan mengurus anaknya.

Infeksi

  • Virus

Anak kucing mati sering disebabkan karena kurang atau belum kuatnya sistem imun yang dimiliki. Sistem imun kucing masih dikatakan lemah. Keadaan ini membuat tubuhnya akan lebih mudah terinfeksi oleh virus dan bakteri.

Infeksi virus yang sering terjadi pada anak kucing mati adalah virus panleukonia kucing (FPV). Bahkan, tidak hanya menyerang anak kucing, virus ini juga bisa menyerang kcuing dewasa. Penyakit ini bisa menular dan sangat berakibat fatal, bahkan kematian mendadak.

Apabila FPV terjadi pada induk kucing yang sedang mengandung maka dapat menyebabkan keguguran atau anak kucing mati di dalam kandungan. Apakah anak kucing bisa selamat? Bisa, tapi kemungkinan anak kucing akan lahir dengan masalah otak atau otak abnormal.

Adanya infeksi bakteri dapat menyebabkan masalah saluran pencernaan kucing dan penyakit sistemik. Penyakit sistemik ini terjadi karena adanya kelainan kondisi sistem metabolism tubuh.

Banyak gejala yang akan ditimbulkan, seperti diare, batuk bahkan kesulitan bernafas. Akibat fatalnya yang dapat menyebabkan anak kucing mati dan bahkan kucing dewasa adalah septikemia. Jadi, akibat terparahnya adalah aliran darah kucing diserang oleh bakteri sehingga menyebabkan kematian.

  • Parasit

Salah satu penyakit yang dikarenakan infeksi parasit yang disebabkan oleh cacing adalah penyakit cacingan. Ada banyak hal penyebab terjadinya penyakit ini.

Jika mengenai induk kucing yang sedang hamil maka dapat mengakibatkan anak kucing mati pada masa kehamilan. Kalaupun selamat, ketika memberikan susu maka induk kucing dapat menularkan penyakitnya tersebut melalui air susunya.

Pemberian obat cacing diharapkan dapat menolong, terlebih kepada induk yang sedang mengandung. Sangat baik dilakukan jika pemberian obat cacing rutin dilakukan sebelum kucing mengalami cacingan.

anak kucing mati

Gejala Anak Kucing Mati

Beberapa tanda juga bisa ditunjukkan oleh anak kucing sebelum dirinya akan pergi. Biasanya tanda-tanda tersebut adalah:

  • Secara mendadak berhenti menyusu
  • Susah menyusu
  • Terpisah dengan sodaranya
  • Sering menangis
  • Badan bau amis. Ini sering kali terjadi jika keadaan anak kucing sangatlah parah

Pertolongan dan Pencegahan Anak Kucing Mati

Sangat menyedihkan jika anak kucing mati tanpa sebelumnya membuat kenangan bersama mereka. Oleh karenanya, untuk tetap bisa mempertahankannya, butuh tindakan pencegahan.

Kucing kecil bahkan yang dewasa jangan sampai luput dari perhatian ini. Tidak hanya untuk mencegah anak kucing mati tapi juga kesehatan kucing bersama.

Paling baik jika segera merujuknya ke dokter hewan jika memungkinkan. Jika tidak bisa karena terlalu jauh dan berbagai faktornya, maka cobalah beberapa tindakan ini:

Pertolongan

  • Susu Induk Kucing

Segera dekatkan ke susu induknya setelah melahirkan agar tidak terjadi anak kucing mati. Susu yang diberikan oleh induk akan terserap dan membuat sistem tubuh yang baik dalam waktu 16-24 jam. Melewati waktu 2 jam jika anak kucing tidak mendapatkan susu maka mungkin ada yang salah.

Bisa jadi induk kucing dalam keadaan yang tidak baik, susu induk tidak bise keluar atau anak kucing yang sulit menemukan puting induk. Arahkan dan segera ambil tindakan pencegahan jika kucing belum bisa juga untuk meminum.

Berikan susu pengganti jika kucing tidak dapat mendapatkan susu dari sang induk. Jangan memberikan susu sapi karena anak kucing tidak memiliki kemampuan untuk mencerna kandungan laktosa.

  • Berikan Penghangat

Jika induk kucing tidak mau mengurus maka buatlah kondisi lingkungan yang hangat. Bisa membalut anak kucing dengan beberapa kain dan dibalut ke tubuhnya.

Gunakanlah tambahan penerangan seperti lampu dan dekatkan. Cahaya yang dihasilkan lampu dapat membuat hangat tubuh.

Pencegahan

  • Nutrisi

Sangat penting dilakukan apalagi untuk induk kucing yang sedang hamil. Ketika memasuki usia kandungan 42-63 berikan makanan anak kucing dengan kualitas yang baik.

Makanan anak kucing ini mengandung nutrisi yang dibutuhkan, kalori dan protein. Pemberian makanan yang baik bertujuan agar induk kucing kuat saat melakukan proses persalinan, anak yang dilahirkan sehat dan dapat menyusui anaknya dengan baik.

  • Vaksin

Tindakan ini penting dilakukan agar kucing memiliki sistem imun yang kuat. Selain itu, pemberian vaksin bertujuan untuk menghindarkan kucing dari infeksi virus. Anak kucing sangat rentan pada usia 0-3 bulan pertama.

Seiring bertambahnya usia kucing, maka antibodi di tubuhnya akan mulai berkurang. Saat kucing kecil mereka mendapatkan antibodi yang baik dari susu yang diberikan oleh induknya. Tetapi, setelahnya harus dibantu dengan tindakan pencegahan, salah satunya vaksin.

Pemberian vaksin ada banyak jenisnya dan dapat dilakukan pada usia kucing minimal 2 bulan, salah satunya vaksin panleukonia (VPF). Ada beberapa tahap dan jenis vaksin yang akan diberikan.

Info lengkap mengenai jenis vaksin dan bagaimana waktu pemberiannya, bisa dengan mudah didapatkan informasinya di sini.

anak kucing mati
  • Penitipan Kucing

Jika hendak menitipkan kucing, ada beberapa hal yang harus diketahui mengenai tempat penitipan kucing. Penitipan kucing memiliki banyak jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu dan hewan.

Mempertimbangkan akan menitipkan anak kucing dalam usia rentan maka harus melakukan pengecekkan beberapa hal, diantaranya:

  • Kebersihan

Cara membersihkan, meliputi waktu pembersihan dan jika bisa cari tahu bahan apa yang tempat penitipan kucing gunakan

  • Sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik
  • Adanya tempat yang berbeda untuk hewan sakit dan sehat
  • Keadaan hewan yang dititipkan

4 poin tersebut penting diketahui karena jika persyaratan tempat penitipan kucign dapat menerima hewan dalam kondisi apapun, itu berbahaya.

Tempat penitipan hewan tidak seharusnya menerima hewan yang sakit. Hal ini untuk menghindari terjadinya penularan penyakit ke hewan sehat.

Ingat, ini bukanlah rumah sakit hewan jadi kamu haruslah mencari tempat penitipan lain jika mereka melakukan hal ini.

Penutup

Anak kucing mati bisa dalam atau setelah melahirkan. Bahkan, ketika beberapa bulan baik-baik saja hal ini tidak terhindarkan. Penyebabnya pun bermacam-macam, mulai dari penyebab non infeksi hingga akibat adanya infeksi.

Oleh karenanya, sebagai pemilik ada baiknya sigap dalam menangani setiap masalah yang terjadi. Perlunya tindakan pencegahan seperti memberikan vaksin kucing agar tetap sehat dan berumur panjang.

Setelah melakukan semua yang kita bisa, tetapi keadaan berkata lain maka cobalah ikhlaskan.

Apakah kamu ada pengalaman berat berpisah dengan anak kucing? Bisa ceritakan kisahnya ke email [email protected].

Apakah ada juga yang mengalami salah satu penyebab yang dapat membuat anak kucing mati dan berhasil menyelamatkannya? Jika ada, boleh berbagi cerita di kolom komentar ya.

Semoga informasinya bermanfaat.

Leave a Reply